Proyek Gedung DPRD Sungai Penuh Belum Kelar, Tenaga Ahli Konsultan Tak Jelas

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh – Terkait ada ditemukan perbedaan mencolok nilai uang jasa konsultan pengawas di dua kegiatan proyek rehabilitasi bernilai miliaran itu disorot karena ada keganjilan yang berindikasi Mark Up satuan harga.

Terungkap di proyek rehabilitasi gedung DPRD dengan konsultan pengawasan Gedung Nasional Sungai Penuh bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Sungai Penuh.

Hal Ini bisa – bisa saja terjadi ini diungkapkan oleh sumber wartawan di internal Pemkot Sungai Penuh.

Menurut sumber, penentuan harga konsultan pengawas tersebut dibuat oleh PPK yang dituangkan dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK).

“Bisa – bisa saja itu terjadi, tergantung KAK nya,” ungkapnya.

Dijelaskan sumber lagi, dalam KAK tersebut nilai konsultan pengawasan itu ditentukan berdasarkan berapa orang tenaga ahli yang dibutuhkan.

Misalnya saja, dalam KAK itu tenaga ahli yang dibutuhkan untuk Gedung DPRD Kota Sungai Penuh, adalah tenaga ahli untuk interior, tenaga ahli kelistrikan, tenaga ahli untuk arsiteknya dan tenaga ahli lainnya.

“Dengan banyaknya tenaga ahli yang dibutuhkan tentu biayanya menjadi besar,” ujarnya

Bagaimana kalau tenaga ahli masing – masing tidak didatangkan ? Menurut dia, jika tenaga ahli tidak didatangkan, itu perlu dipertanyakan laporan pekerjaan dari konsultan pengawasan tersebut.

“Nah, itu perlu dipertanyakan. Bagaimana konsultan pengawasan tersebut bisa membuat laporannya kinerjanya. Dalam laporan itu dilampirkan gaji setiap tenaga ahli masing – masing,” terangnya

“Jika di lapangan tidak ditemukan tenaga ahli, berarti itu menyalahi kontrak dan tidak bisa dibayar itu konsultannya,” terangnya

“Dalam laporan konsultan itu dicantumkan kwitansi pembayaran gaji tenaga ahlinya. Kalau di lapangan tidak ada tenaga ahli didatangkan sedangkan dilaporan ada, berarti ada indikasi fiktif,” ujarnya

Sementara itu, Direktur LSM Fakta mengungkapkan berdasarkan investigasi yang dilakukan di proyek gedung DPRD Kota Sungai Penuh, sejumlah pihak sangat tertutup. Bahkan, konsultan pengawas jarang standby dilapangan.

Selain itu, terkait tenaga ahli konsultan yang banyak sesuai dengan nilai kontrak tersebut, dia meminta kepada BPK-RI untuk melakukan audit khusus.

“Kita minta BPK perwakilan Jambi melakukan audit, mulai dari pelaksanaan tender dan pekerjaan konsultan.

Kami telah melakukan investigasi di lapangan. Sangat tertutup sekali dan buku tamu tidak ditemukan dilapangan.”

Ini ada indikasi, perusahaan konsultan pengawas ini tidak mendatangkan tenaga ahli sesuai dengan kontrak. Dan perlu sekali diusut tuntas hingga ke akar- akarnya,” ujarnya. (Dfi/Sef/Red)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Kepsek Almiadi Bantah Ada Pungutan Uang Guru Sertifikasi di SMPN 5 Kerinci

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah santer kepermukaan tentang pungutan uang usulan bahan untuk pencairan dana…

7 hari ago

Usai Heboh Guru Sertifikasi Dipungli Ratusan Ribu, Kepsek SMPN 5 Kerinci Bertameng Surat Pernyataan 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Usai mencuat modus pungutan liar uang pengurusan bahan sertifikasi 25 orang…

1 minggu ago

Abdul Lazik Enggan Balikin Uang Hasil Pungli Penerimaan Honorer, Uang Anak Yatim Disikat

Siasatinfo.co.id, Berita Merangin - Meski sudah ada desakan dan dugaan bukti adanya pungutan liar, Mantan…

2 minggu ago

Rapat KONI Kerinci Untuk Persiapan Kejurkab 2026 Dipimpin Langsung Ketua Nafrizal

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kerinci menggelar rapat persiapan pelaksanaan…

2 minggu ago

Bupati Merangin Didesak Beri Sanksi Kadis Sosial Ganti Rugi Korban Pungli

Siasatinfo.co.id Berita Merangin - Dugaan penyimpangan dalam jabatan eks Kepala  Dinas Pemadam Kebakaran Merangin pada…

2 minggu ago

Detik-Detik Kyai Cabul Pati Diangkut ke Penjara Nusakambangan Disorot Kilauan Kamera Pers

Siasatinfo.co.id, Berita Viral - Sesuai kata pepatah, kelakuan buruk akan dapat perlakuan buruk pula. Begitu…

2 minggu ago