Prihatin Para Korban Banjir, Sandra Deloza Caleg PDIP Kota Sungai Penuh Eksis Salurkan Bantuan Sosial

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Prihatin dengan para korban banjir dengan ratusan rumah terendam yang terdampak banjir sejak 1 Januari 2024 di Desa Pinggir Air Kecamatan Kumun Debai, Tim Srikandi Tangguh Souw Abeang dipimpin oleh Ibu Sandra Deloza, Caleg Partai PDIP nomor urut 9 untuk Dapil 1, Sungai Penuh, Sungai Bungkal dan Pondok Tinggi terus eksis turun ke lokasi perkampungan terdampak banjir.

Tak asing bagi Warga Pasar Sungai Penuh, nama Sandra Deloza selain ikut pada kontestasi Calon Legislatif pada 14 Pebruari 2024 yang tinggal hitungan hari ini, Sandra Deloza juga pemilik Usaha Ibu 2 dengan berbagai usaha di bidang Butik pembuatan Baju Adat, Pelatihan Tata Rias, dan usaha Tenda dan Pelaminan lengkap.

Selain sebagai Ketua Srikandi Kota Sungai Penuh, Caleg Nomor 9 ini sudah berkecimpung di segala perkumpulan organisasi sosial terutama para ibu-ibu dan sekaligus sebagai Inisiator Perempuan.

Berbagai organisasi sosial antaranya, Ketua Srikandi Tangguh Souw Abeang, Sekretaris KBRC (Keluarga Besar Rang Caniago), Sekretaris ISMA (Ikatan Seniman Musisi & Artis), dan Kanti Karya Sungai Penuh.

Disela-sela kesibukannya, hari ini Rabu (17/01/2024) sekitar pukul 17:00 WIB, Ibu Sandra Deloza memimpin para ibu Srikandi Kota Sungai Penuh mengantarkan bantuan berupa Pakaian dan Makanan Siap Saji ke para Korban Banjir di Desa Pinggir Air Kumun Debai.

“Ibu Sandra Deloza Caleg PDIP nomor urut 9 Kota Sungai Penuh ini sudah 3 kali membantu para korban terdampak banjir.

“Beliau bersama para anggota Srikandi sore hari ini menyumbangkan pakaian bekas masih terlihat baru dan telah di seleksi terlebih dahulu.

Selain bantuan berupa pakaian bekas layak pakai, Tim Srikandi dan Rang Caniago juga memberikan nasi kotak siap saji ke Posko Korban Banjir Desa Pinggir Air Kecamatan Kumun Debai,”ujar beberapa warga korban banjir.

Rasa kepedulian Sandra Deloza bukan hanya semata-mata di daerah pemilihan nya di Sungai Penuh, Sungai Bungkal, Pondok Tinggi.

Terbukti dengan solidaritasnya bersama organisasi sosialnya para ibu-ibu Kota Sungai Penuh ini, siap ketempat Dapil lain yang bukan sebagai massa pilih Sandra Deloza.

Menurut Sandra Deloza kepada Siasatinfo.co.id, menyebutkan bahwa rasa peduli sesama kita memang sudah dari dini terpupuk sebagai Inisiator Perempuan Kota Sungai Penuh.

“Bukan karena ikut Caleg saya bersama tim turun ke lokasi para korban terdampak banjir, tapi karena solidaritas dan prihatin dengan korban terdampak banjir.

“Rasa kasian melihat para korban terdampak banjir yang sudah 17 hari rumah mereka terendam banjir.

“Selagi kita bisa berbuat untuk sesama dengan menyumbangkan apa yang dibutuhkan korban banjir, tentu kita akan lakukan dengan iklas,”ujarnya. (Red Sst)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Umbar Kata Berita Recehan di Ruang PPA, Oknum P3K MT Dipolisikan 

Siasatinfo.co.id, Berita Merangin - Lagi, oknum P3K Kesehatan Desa Seringat Kabupaten Merangin Jambi berinisial MT…

10 jam ago

Dana Rp 800 Juta Menguap? Lapangan Bola di Tanjung Pauh Mudik Kabur

Siasatnfo.co.id, Berita Kerinci -Pembangunan lapangan sepakbola di Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Kecamatan Danau Kerinci…

1 hari ago

Heboh! Nikah Gelap Tutup Aib, Oknum Guru SMAN 4 Kerinci Gauli Siswinya diduga Hamil

Siasatinfo.co. id, Berita Kerinci - Heboh! Seorang oknum guru di SMA Negeri 4 Kerinci berlokasi…

1 hari ago

Telan 1,5 M Proyek Jalan Sungai Tutung-Pungut Mudik Dikerjakan Asalan, BPK RI Turun Lokasi

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci -  Proyek pekerjaan jalan aspal lapen berlokasi di Sungai Tutung - Pungut…

3 hari ago

Ditegaskan Jaksa, Tidak Menutup Kemungkinan Peluang Tersangka Baru Korupsi PJU Dishub Kerinci 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Kasus dugaan Korupsi berjemaah proyek Pikir menyeret dereten nama sejumlah oknum…

5 hari ago

Buntut Proyek Aspal Hotmix Rusak Usai Dikerjakan CV ABK, Publik Tantang BPK RI Jambi Turun Lokasi

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Buntut setelah viral proyek aspal hotmix senilai Rp 696 Juta asal…

5 hari ago