Postingan Facebook Kades Nyentrik Dedi Dores, Tantang Hukum Adat Buang Sirih

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Dedi Dores seorang Kepala Desa nyentrik di Desa Sanger Tengah, Kerinci Jambi, kembali bertingkah setelah dia dihukum masyarakat umum melalui sidang lembaga adat di Desa setempat, hukumannya Kades Dedi Dores dibuang Sirih atau Kurung, seperti ditantang dan diremehkan Kades satu ini.

Ketegasan hukuman adat mendera diri Kades Dedi Dores tercatat sebagai sejarah pertama di Bumi Sakti Alam Kerinci, oknum Kades dihukum “Buang Sirih” dengan larangan bahwa siapa saja warga umum datang kerumah Kades akan di denda adat sebesar Rp 2.500.000,- (2,5 juta).

“Jika ada masyarakat yang datang ke rumah Kades Dedi Dores apa pun urusannya akan di denda Rp 2,5 juta.

“Tapi bila pemuka masyarakat seperti orang adat yang datang berurusan dengan si kades ini, mereka akan di denda dua kali lipat sebesar Rp 5 juta,”ungkap beberapa warga Sanger Tengah.

Tindakan tegas hukum adat bukan tanpa sebab, soalnya Kades nyentrik ini ini diduga kuat telah cabuli salah satu isteri warganya sendiri berulang kali dengan modus peminjaman uang.

Selain berperilaku meresahkan warga Sanger Tengah, ia didemo massa warga meminta Dedi Dores mundur dari jabatan Kades dan mereka tidak sudi lagi dipimpinnya.

Berhasil dirangkum siasatinfo.co.id sejak mencuat kasus asusila ini, berawal dari pengakuan korban ON (27) dengan didampingi oleh suaminya Feri S (31) ke Redaksi Media ini.

Karena perbuatan tak senonoh dilakoni oknum Kades ini hingga meresahkan warga, lalu petinggi Desa seperti BPD mundur dari jabatan. Lalu ditindaklanjuti dengan para Ulama, Tokoh Adat, Pemuda dan serta Perangkat Desa sepakat menghukum Kades ini untuk dikucilkan dari masyarakat.

Namun hukuman sosial masyarakat dan hukuman adat sepertinya dianggap remeh dan ditantang oleh Kades Dedi Dores nyentrik ini. Dia bersekukuh tidak mau mundur dari jabatan dan tidak mau mengakui perbuatan tak senonoh itu.

Terbukti, dalam postingan Facebook akun milik Dedi Dores yang diunggahnya, menyebutkan bahwa hukuman adat tidak jelas dan terkesan meremehkan hukum adat di Desa Sanger Tengah.

Katanya berdalih dalam postingan Fb itu, bahwa Masyarakat tersiksa tidak bisa berurusan. Dan ia siap bayar denda adat jika ada warga yang berurusan dengan Kades yang ia jabat saat ini.(Ysm/Dona/Boy)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Diduga Cabuli Siswi, Oknum Guru P3K SMPN 4 Spn Ditangkap Polres Kerinci

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh - Tersandung kasus tindak pidana, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kerinci…

2 hari ago

Kapolda Jambi Tegaskan, Pemahaman Hukum Warga SAD Berperan Penting 

Siasatinfo.co.id, Berita Jambi - Dengan lantang dan tegas dikatakan Kapolda Jambi, Krisno H. Siregar, bahwa tidak…

3 hari ago

Uji Fisik Prajurit, Kodim 0416/Bute Gelar Ketahanan Mars dan Renang Militer

Siasatinfo.co.id, Berita  Bungo - Keringat dan semangat juang mewarnai pelaksanaan Penilaian Siap Jasmani Militer (PSJM)…

4 hari ago

MTSN 8 Batanghari Memprihatinkan, Siswa Butuh Ruang Belajar 

Siasatinfo.co.id - Berita Batanghari - MtsN 8 Batang hari yang berlokasi di desa jangga baru…

4 hari ago

Viral.!! Kasus Dugaan Asusila Menerpa Calon Polwan Jambi Berbuntut Panjang 

Siasatinfo.co.id, Berita Jambi - Dugaan kasus asusila yang menerpa seorang calon Polwan di wilayah hukum…

6 hari ago

Diduga Cemari lingkungan, PT AMS  di Demo dan Laporkan LSM 

Siasatinfo.co.id, Batanghari - Sejumlah aktivis dari Koalisi Masyarakat Peduli Jambi (Kompej) Provinsi Jambi Sambangi Kejaksaan…

6 hari ago