Petani Tercekik, Pupuk Subsidi Dijual Mahal Kios, Aparat Diminta Bertindak

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Parah!! Masyarakat petani yang berada di dua Kecamatan Air Hangat Semurup Kabupaten Kerinci Jambi, saat ini menjadi resah dan tercekik. Karena, petani terpaksa membeli mahal harga pupuk subsidi dari Pemerintah.

Diketahui, disekitar kawasan Air Hangat dan Air Hangat Barat tercatat 11 Kios Pupuk Bersubsidi yang menjual harga pupuk subsidi dengan melanggar ketentuan harga encer semestinya dari pemerintah.

Informasi berhasil diterima Siasatinfo.co.id, Selasa (5/3/2024) sekitar pukul 11:00 WIB, mengungkapkan bahwa masyarakat petani saat ini di dua Kecamatan Air Hangat Semurup menjadi resah dengan terpaksa beli pupuk mahal.

“Di 2 Kecamatan Air Hangat Semurup harga pupuk disetiap kios melambung harganya, petani terpaksa membeli dengan harga mahal.

Ada 11 kios pupuk yang ada di dua kecamatan semurup, harga enceran sama saja. Pupuk Urea dijual seharga 1 Kilo Rp.4000 per kilogram, dan per sak dijual Rp.160 ribu sampai Rp.180 ribu.”

“Sedangkan untuk pupuk Ponska dijual per kilogram Rp.5000 kepada petani. Harga persak dijual orang kios sebesar Rp.200 ribu,”ungkap sumber siasatinfo.co.id.

Padahal menurut aturan, Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi di tahun 2024 masih sama dengan tahun 2023, yakni Rp2.250 per kilogram untuk Urea dan 2.300 per kilogram untuk NPK.

Kecurangan beberapa kios pupuk di Dua Kecamatan Semurup untuk segera diperiksa penegak hukum.

Sebab, dengan kelicikan dan menjual pupuk subsidi diatas harga HET dapat dikenai sanksi pidana.

“Jika ini dibiarkan harga enceran pupuk mahal disetiap kios, tentu berimbas kepada harga holtikultura dan beras pun turut melonjak harganya.

“Jangan salahkan petani menjual beras mahal, tapi pangkal persoalannya karena harga pupuk subsidi dipermainkan oleh para oknum pemilik izin kios di desa.

Kita berharap kepada Dinas Pertanian Kabupaten Kerinci untuk segera kelapangan dan menertibkan kios pupuk nakal. Kapan perlu dicabut izin kiosnya biar tidak menekan masyarakat petani,”tegas sumber.(Ncoe/Mul)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Usai Mundur Dari Jampidsus, Febrie Resmi Tersangka, Selain 74 Kg Emas, Polri Sita Rp. 476 M

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Bongkar tiga kasus korupsi yang akhirnya berujung tersangka melibatkan Jampidsus Febrie…

5 hari ago

Mencuat lagi, Kades Sungai Rumpun Terlilit Dugaan Korupsi DD dan Penggelapan Dana Bumdes

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Tidak hanya kasus dugaan Pungli Sertifikat Tanah dan mengelola penuh tanah…

1 minggu ago

Lucu!! Proyek BWSS VI Rp 12,9 M Dikerjakan PT Ponjen Emas di Sungai Batang Merao Kerinci Cuma Tanggul Karung

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Aneh dan lucu penampakan pekerjaan konstruksi proyek pembangunan tanggul dan normalisasi untuk…

1 minggu ago

Belum Usai Pungli Sertifikat,Terungkap Tanah Kas Desa Dikuasi Kades Herman

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah terungkap dugaan Pungli Sertifikat Tanah dan pemalsuan dokumen kepemilikan hak atas…

2 minggu ago

Korupsi MBG, Kejagung Tetapkan Jenderal Bintang Satu Polisi Jadi Tersangka Ketujuh

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Lagi, Kejaksaan Agung Republik Indonesia membongkar keterlibatan pejabat teras dalam pusaran…

2 minggu ago

Kisaran Rp18 M Gaji 13 ASN Pemkot Sungai Penuh Molor, Kinerja Sekda Dipertanyakan ASN

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh -  Hingga hari ini Kamis ( Tanggal 2 Juli 2026) Ribuan…

2 minggu ago