Pelecehan.!! Pegawai DPMD Merangin Sebut Istri Oknum Ketua BPD Nalo Gedang Minta Jatah Tak Dikasih

Siasatinfo.co.id, Berita Merangin – Parah.!!! Orasi Damai warga Nalo Gedang meruncing menjadi sebuah pelecehan. Sebab, ucapan tak senonoh dari salah satu oknum pegawai di Dinas DPMD malah bikin para pendemo tersinggung.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten (DPMD) Merangin, Andre Fransusman sebut jika penundaan pelantikan dan pemberhentian seorang Kepala Desa yang tersangkut perkara ijazah palsu baru dapat dilakukan sepanjang telah ada keputusan resmi dari pengadilan.

“Harus ada keputusan dari pengadilan terkait persoalan dugaan penggunaan ijazah palsu ini. Tanpa itu kami tidak berhak mengambil langkah,” ujar Kadis DPMD Kabupaten Merangin, Andre Fransusman, Kamis (9/6/22).

Menurut Andre, keputusan dari pengadilan tersebut itulah yang menjadi dasar mereka untuk memberhentikan kepala desa terkait. Sebab, keputusan pengadilan bersifat final dan mengikat.

“Selain itu, mereka jugalah pihak yang paling berwenang untuk menentukan sah atau tidaknya ijazah yang dipersoalkan tersebut.

“Karena dalam persoalan ini, yang bisa membuktikan ijazah seorang kepala desa itu sah atau tidak, palsu atau asli hanya pengadilan,” ucap dia.

Mari kita hormati teman-teman dari Polres Merangin, kita hargai prosesnya,”sebutnya berdalih.

Pada kesempatan itu BPD Desa Nalo Gedang di permalukan oleh salah satu Oknum Pegawai DPMD Kabupaten Merangin, sebab oknum tersebut dinilai mengarang-ngarang cerita. Seharusnya dalam forum Audiensi dihadapan Kadis dan Masyarakat, oknum tersebut menjaga mulutnya bukan malah menyudutkan Ketua BPD beserta istrinya di didalam forum.

“Pak BPD, coba bapak berandai-andai jika bapak minta sama istri lantas istri tak mau ngasih, terus bagaimana tanggapan bapak,” sebut oknum DPMD dengan lantang.

Mendengar perkataan yang menyinggung pribadinya Ketua BPD serta tim orasi damai tersebut meninggalkan ruang aula kantor DPMD Kabupaten Merangin.

Warga kesal ucapan oknum pegawai itu mengeluarkan kata-kata melecehkan dan tak pantas diperbandingkan soal dugaan ijazah palsu.

Seharusnya orang penting di Dinas PMD tidak sewajarnya mengeluarkan kata-kata tak senonoh dan kata vulgar demikian. Apalagi dalam ruangan resmi tempat warga saling adu pendapat persoalan dugaan cacat hukumnya Pilkades Serentak di Kabupaten Merangin.(Bayhakie)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Kepsek Almiadi Bantah Ada Pungutan Uang Guru Sertifikasi di SMPN 5 Kerinci

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah santer kepermukaan tentang pungutan uang usulan bahan untuk pencairan dana…

7 hari ago

Usai Heboh Guru Sertifikasi Dipungli Ratusan Ribu, Kepsek SMPN 5 Kerinci Bertameng Surat Pernyataan 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Usai mencuat modus pungutan liar uang pengurusan bahan sertifikasi 25 orang…

1 minggu ago

Abdul Lazik Enggan Balikin Uang Hasil Pungli Penerimaan Honorer, Uang Anak Yatim Disikat

Siasatinfo.co.id, Berita Merangin - Meski sudah ada desakan dan dugaan bukti adanya pungutan liar, Mantan…

2 minggu ago

Rapat KONI Kerinci Untuk Persiapan Kejurkab 2026 Dipimpin Langsung Ketua Nafrizal

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kerinci menggelar rapat persiapan pelaksanaan…

2 minggu ago

Bupati Merangin Didesak Beri Sanksi Kadis Sosial Ganti Rugi Korban Pungli

Siasatinfo.co.id Berita Merangin - Dugaan penyimpangan dalam jabatan eks Kepala  Dinas Pemadam Kebakaran Merangin pada…

2 minggu ago

Detik-Detik Kyai Cabul Pati Diangkut ke Penjara Nusakambangan Disorot Kilauan Kamera Pers

Siasatinfo.co.id, Berita Viral - Sesuai kata pepatah, kelakuan buruk akan dapat perlakuan buruk pula. Begitu…

2 minggu ago