Daerah

Parah!! Penampakan Gagang Sapu Jadi Tiang Bendera Diatas Pagar Warga Pelak Gedang Kerinci Bikin Pengendara Terperangah

Siasatinfo.co.id Berita Kerinci – Parah!! Harga sebuah perjuangan para Pahlawan  Kemerdekaan Republik Indonesia sejak 1945 sepertinya tidak dihargai dan dihormati bagi rakyat yang tidak merasa bersyukur atas jerih payah para pejuang.

Seperti yang terjadi saat ini, ditemukan sebuah Bendera Merah Putih dipasang dipagar sebuah rumah permanen dipinggir Jalan Nasional Kerinci, menggunakan gagang sapu sebagai tiang bendera yang memalukan dan bikin pengendara terperangah.

Padahal momen hari jelang memperingati HUT Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2024, Bendera Merah Putih sebagai simbol negara tak bisa diremehkan dengan merendahkan simbol negara.

Sontak saja, pengendara mobil dan motor terpengah melihat kelakuan aneh pemilik rumah yang berada di lokasi antara Desa Pelak Gedang dan Desa Sungai Lebuh Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci.

Terpantau Siasatinfo.co.id, Kamis (8/8/2024) sekitar pukul 11:30 WIB, saat melewati Jalan Nasional Kerinci lokasi antara Desa Pelak Gedang – Sungai Lebuh, yaitu diatas pagar sebuah rumah dengan pekarangan luas terpasang Bendera Merah Putih bergagang sapu pembersih rumah.

Keliatan tangkai sapu masih utuh diikatkan ke pagar besi permanen, dan disambungkan kesebuah jenis bambu ukuran kecil.

Jika kita lewat depan dealer penjual mobil Pelak Gedang nampak bendera merah putih berkibar, tapi jika mata kita melihat gagang bendera itu pasti bikin kesal dan bahkan tersenyum sinis atas perilaku penghuni rumah ini.

Peristiwa aneh dan langka terhadap simbol negara ini, dinilai sebuah pelecehan yang merendahkan martabat sebuah Simbol Negara dapat terpidana dan ini perlu ditindaklanjuti aparatur negara termasuk Kades, Perangkat Desa setempat.

Untuk diketahui, bahwa menurut Pasal 57 huruf c dan d Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan, setiap orang ada larangannya.

Setiap orang yang mencoret, menulisi, menggambari, atau membuat rusak Lambang Negara dengan maksud menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan Lambang Negara dipidana dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak Rp500 juta.

Jadi, diharapkan bagi Warga Negara yang baik untuk mematuhi aturan tentang larangan apa saja tentang simbol dan lambang negara. (Red Sst)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Warga Pasar Siulak Deras Resah, Material Basah Dump Truk Picu Kecelakaan, Dishub Harus Bertindak! 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Akibat angkutan material pasir dalam kondisi basah yang dibawa mobil Dump…

4 hari ago

Hakim Tipikor Jambi Vonis Sumino Eks Kades Batang Merangin Kerinci 2,5 Tahun Penjara 

Siasatinfo.co.id, Berita Jambi - Vonis kasus korupsi Dana Desa (DD) anggaran tahun 2021 terhadap tiga…

5 hari ago

Usai Mundur Dari Jampidsus, Febrie Resmi Tersangka, Selain 74 Kg Emas, Polri Sita Rp. 476 M

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Bongkar tiga kasus korupsi yang akhirnya berujung tersangka melibatkan Jampidsus Febrie…

2 minggu ago

Mencuat lagi, Kades Sungai Rumpun Terlilit Dugaan Korupsi DD dan Penggelapan Dana Bumdes

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Tidak hanya kasus dugaan Pungli Sertifikat Tanah dan mengelola penuh tanah…

3 minggu ago

Lucu!! Proyek BWSS VI Rp 12,9 M Dikerjakan PT Ponjen Emas di Sungai Batang Merao Kerinci Cuma Tanggul Karung

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Aneh dan lucu penampakan pekerjaan konstruksi proyek pembangunan tanggul dan normalisasi untuk…

3 minggu ago

Belum Usai Pungli Sertifikat,Terungkap Tanah Kas Desa Dikuasi Kades Herman

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah terungkap dugaan Pungli Sertifikat Tanah dan pemalsuan dokumen kepemilikan hak atas…

3 minggu ago