Parah.!! Pelamar Kerja di PLTA Muara Hemat Kerinci Tertipu Puluhan Juta

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Mencuat lagi, ternyata tidak hanya Roki (35) warga Desa Bedeng 5, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci yang terlibat dugaan kasus Pungli penerimaan karyawan di PLTA Muara Hemat yang berhasil meraup uang sebesar Rp 40 juta dari calon pelamar kerja.

Lebih parah, terendus juga nama HR yang turut melakoni pungutan uang kepada calon pelamar kerja ke PLTA dengan iming-iming diterima sebagai karyawan.

Informasi diperoleh siasatinfo.co.id dari sumber menyebutkan, bahwa HR yang bekerja selaku pekerja di PLTA ternyata kaki tangan Roki untuk mencari orang yang mau melamar kerja dan dipungut uang.

“Warga Semurup yang melamar kerja melalui HR berjumlah sekitar 14 orang pelamar dengan bahan-bahan lengkap dan permohonan sebagai syarat masuk kerja.

Sebanyak 14 orang yang masuk melalui HR itu, menyetor uang dengan nominal ber variasi dari Rp 4 juta, 5 juta, bahkan sampai 7 juta.”

“Setelah setoran diterimanya, sampai saat ini calon karyawan di PLTA Muara Hemat belum juga ada tanda-tanda diterima. Mereka benar-benar merasa tertipu oleh HR yang katanya sebagai pekerja,”ungkap sumber yang namanya tidak dipublikasikan.

Sebelumnya diketahui, Roki (35) oknum pekerja di PT.Cidas Supra Metalindo, Roki (35) yang menjabat selaku HRD Koordinator Lokal.

Roki diduga telah mencurangi dan menipu 8 orang pelamar kerja sebesar Rp.40 juta, belum termasuk jumlah calon pelamar yang masuk melalui HR kaki tangan Roki.

Selanjutnya, ditangan HR sejumlah 14 orang lebih kurang Rp 70 juta. “Kemungkinan uang yang disetor ke HR untuk disetorkan kembali ke Roki totalnya bisa lebih dari Rp.70 juta.

“Kita berharap kepada Roki dan HR untuk tidak main-main soal uang setoran ini. Jika tidak mereka kembalikan ke pihak yang tertipu ini, kita akan laporkan ke pihak berwajib dengan kasus penipuan,”tandasnya kesal dengan perilaku dua orang diatas.

Terpisah, HR dihubungi via seluler WhatsApp oleh Siasatinfo.co.id, Kamis (2/3/2023) sekitar pukul 16:30 WIB, tidak menjawab konfirmasi terkait keterlibatannya memungut uang kepada pelamar kerja.

Liciknya lagi, Roki selain menghilangkan diri ke tempat isteri mudanya bernama Nur, ia terlebih dahulu berjanji diatas surat bermaterai untuk segera mengembalikan uang para pelamar kerja yang gagal tersebut.

“Saya cuma terima uang dari Hendra tiap pelamar kerja yang masuk melalui saya cuma Rp 2,5 juta. Kalau dia ambil ke tiap pelamar mungkin 4 juta sampai 7 juta itu urusan Hen yang gantinya.

“Saya berjanji akan kembalikan uang mereka sesuai jumlah yang diterima. Kalau lebih dari yang saya terima tentu tidak saya ganti,”ucap Roki sambil minta kasus ini tidak dilaporkan ke Polisi.(Mul/Boy)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Lima Anak Pelaku Tawuran Diamankan Polres Kerinci,1 Korban Dirawat di RSUD MH Thalib 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Kejadian naas dialami korban hingga kepala terluka parah di lokasi Tanjung…

1 hari ago

Terbongkar, Rp 79 Juta Uang DD Dicaplok Kades Muak Kerinci Untuk Operasional Pemdes

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Kasus dugaan laporan realisasi keuangan fiktif desa  berpotensi korupsi merugikan masyarakat…

2 hari ago

Pria Asal Telanai Jambi Nekad Bunuh Diri di Dapur Rumah Warga Siulak Mukai

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Kejadian dugaan bunuh diri secara mendadak sempat gemparkan warga Siulak Mukai…

3 hari ago

Akibat Cuaca Ekstrem,Tanah di Lereng Panorama KM 13 Puncak Via Tapan Longsor 

Siasatinfo.co.id, Sungai Penuh - Akibat cuaca ekstrim sejak semalaman hujan tak henti-hentinya mengguyur Kota Sungai Penuh…

4 hari ago

Asal Dikerjakan, PPK Proyek Miliaran Pengolahan Air Bersih Dinas PUPR Kerinci Diminta Tegas

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Kerja asal-asalan pada pelaksanaan proyek kontruksi pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA), berlokasi…

5 hari ago

Gawat! Momen HUT HGN Ke 80 di SMAN 13 Kerinci Ajang Perkelahian,1 Siswa Masuk RS MH Thalib

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Parah! Insiden memalukan terjadi di SMAN 13 Kerinci, Sungai Tutung, Kecamatan Air…

5 hari ago