Pansus DPRD Bakal Tenggelam, Kisruh PPPK Ombudsman Periksa Pejabat Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh – Tidak juga muncul Pansus DPRD Kabupaten Kerinci dan DPRD Kota Sungai Penuh diprediksi bakal tenggelam, terkait dugaan kecurangan kelulusan PPPK di 2 (dua) Dinas BKPSDM/BKD dan Dinas Dikjar.

Padahal, sudah bukan rahasia lagi dimata umum masyarakat Kerinci, sebagai pangkal dan muara kisruh di 2 Dinas. Kisruh PPPK ini, Tim Ombudsman berinisiatif ambil start duluan memanggil dan memeriksa pihak dinas terkait.

Namun, tetap saja nyali 3 Pimpinan DPRD Kerinci dipertanyakan publik. Sebab, ada kemungkinan Pimpinan DPRD Kerinci tidak ada kemampuan untuk membentuk Pansus karena diduga dapat jatah kelulusan dari Dua Dinas BKD dan Dikjar.

Seperti disebutkan Saiful Roswandi Kepala Ombudsman Perwakilan Provinsi Jambi, ia mengungkapkan telah melakukan pemeriksaan dan memintai keterangan sejumlah pejabat Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci terkait kisruh PPPK.

Pejabat Kota Sungai Penuh yang telah dimintai keterangan Kepala BKPSDM Nina Pastian dan Kadis Pendidikan Khaidirman. Sedangkan Kabupaten Kerinci, Sekda Zainal Efendi, Kadis Pendidikan Murison dan Kepala BKPSDM Efrawadi.

“Pejabat Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci yang telah kita mintai keterangannya. Untuk tahap awal ini kita menanyakan bagaimana prosedur penentuan kelulusan berdasarkan SKTT,” ujar Saiful.

Setelah memintai keterangan dari pejabat tersebut, Ombudsman Perwakilan pyropinsi Jambi direncanakan akan memintai keterangan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementrian Pendidikan Tinggi.

“Tanggal 22 Januari 2024 dijadwalkan akan memintai keterangan BKN dan selanjutnya akan memintai keterangan dari Kemendiknas,” terangnya.

Kemudian ia menjelaskan, Ombudsman Provinsi Jambi akan mengusut tuntas kisruh PPPK tersebut. Bahkan, juga akan memintai keterangan pelapor dan pihak lainnya yang terkait lainnya.

“Kita akan mengusut tuntas hingga ke akar – akarnya. Apakah dalam penentuan kelulusan PPPK ini melanggar mall administrasi apakah tindak nantinya,” terangnya.

Terpisah, menurut beberapa anggota peserta PPPK yang melakukan aksi demontrasi ke Kantor Bupati Kerinci dan DPRD, mengatakan bahwa pengusutan dugaan kecurangan ini tidak hanya sebatas mall administrasi.

“Kita berharap agar pihak ombudsman perwakilan Jambi untuk mampu menyeret pelaku yang sengaja main curang di Dua Dinas Pemkab Kerinci dan Pemkot Sungai Penuh.

“Operator Dapodik di dua dinas terkait harus diperiksa secara hukum, dan Dua Kadis pangkal kisruh harus mampu diseret secara hukum.

Selain itu, kita juga minta agar Pj Bupati Kerinci men non aktifkan dua Orang ini yakni, Kadis BKPSDM Efrawadi dan Murison sebagai Kadis Dikjar Kerinci,”ujar beberapa peserta test PPPK.(Sef/Ncoe/Red)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Kepsek Almiadi Bantah Ada Pungutan Uang Guru Sertifikasi di SMPN 5 Kerinci

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah santer kepermukaan tentang pungutan uang usulan bahan untuk pencairan dana…

1 hari ago

Usai Heboh Guru Sertifikasi Dipungli Ratusan Ribu, Kepsek SMPN 5 Kerinci Bertameng Surat Pernyataan 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Usai mencuat modus pungutan liar uang pengurusan bahan sertifikasi 25 orang…

3 hari ago

Abdul Lazik Enggan Balikin Uang Hasil Pungli Penerimaan Honorer, Uang Anak Yatim Disikat

Siasatinfo.co.id, Berita Merangin - Meski sudah ada desakan dan dugaan bukti adanya pungutan liar, Mantan…

6 hari ago

Bupati Merangin Didesak Beri Sanksi Kadis Sosial Ganti Rugi Korban Pungli

Siasatinfo.co.id Berita Merangin - Dugaan penyimpangan dalam jabatan eks Kepala  Dinas Pemadam Kebakaran Merangin pada…

7 hari ago

Detik-Detik Kyai Cabul Pati Diangkut ke Penjara Nusakambangan Disorot Kilauan Kamera Pers

Siasatinfo.co.id, Berita Viral - Sesuai kata pepatah, kelakuan buruk akan dapat perlakuan buruk pula. Begitu…

7 hari ago

Janjikan Lolos Honor Tanpa Tes, Eks Kadis Damkar Merangin Abdul Lazik Diduga Sikat Uang Pelicin Puluhan Juta Rupiah

Siasatinfo.co.id, Berita Merangin - Skandal dugaan pungutan liar yang di lakukan oleh salah seorang oknum…

1 minggu ago