Mulusnya Laporan Fiktif Ratusan Juta DD Koto Mudik Air Hangat, Diduga Libatkan Oknum Inspektorat Kerinci

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Parah!! Perilaku curangi Warga Masyarakat dan mengelabuhi Inspektorat Pemkab Kerinci khusus Tim Auditor Irban 3 Wilayah Kecamatan Air Hangat Barat, dilakoni oknum Kades Koto Mudik dinilai kalangan  cukup berani dan nekad.

Soalnya, Kades Ediwardi disinyalir menggelembungkan anggaran Dana Desa diluar batas kewajaran yang berpotensi merugikan keuangan negara dan dapat tersandung korupsi serta menjadi temuan dalam pengelolaan uang desa.

Terbukti dalam laporan realisasi dana desa (DD) anggaran 2023 dengan pembaruan data laporan pada tanggal 4 Juli 2024, terdapat dugaan laporan fiktif dan Mar Up anggaran secara kasat mata depan masyarakat setempat.

Seperti dugaan korupsi DD secara berulang kali di Tiga Pos pengeluaran musyawarah Desa dengan total Rp.50 Juta.

Hal ini tertuang di tahap 1: – Rp 17.680.000 dan tahap 2 sebesar Rp 24.340.000, lalu ditambahkan lagi untuk biaya Musrenbangdes Rp.8 Juta, pengeluaran tak wajar ini patut diduga sebagai lahan empuk korupsi Kades Ediwardi.

Selain anggaran diatas, ditemukan kejanggalan yang lebih parah lagi yaitu, biaya untuk pembangunan Pos Ronda yang habis uang masyarakat sebesar Rp 21 Juta lebih.

Mulusnya SPJ laporan fiktif dalam pengelolaan Ratusan Juta Dana Desa (DD) Koto Mudik senilai Rp. 648,3 Juta ini, diduga libatkan dan permainan mata oknum auditor Inspektorat di wilayah Kecamatan Air Hangat yang perlu di usut secara tegas oleh Zufran, SH.MM, selaku Inspektur Inspektorat Pemkab Kerinci.

Berdasarkan hasil data yang diperoleh Siasatinfo.co.id, Selasa (4/7/2024) mengungkapkan, kejanggalan aliran uang desa diluar batas kewajaran sontak bikin beberapa warga masyarakat angkat bicara.

“Kami minta Tim Inspektorat Wilayah untuk Kecamatan Air Hangat bekerja dalam mengaudit pelaksanaan anggaran uang desa harus teliti dan tidak mudah dikecoh serta disuap Kades.

Setau kami di Desa Koto Mudik tidak ditemukan pembangunan pos ronda dengan habiskan uang masyarakat sebesar Rp 21 Juta lebih, ini jelas fiktif dan korupsi pada laporan Kades Ediwardi ini.”

“Dana Bumdes, hanya akal bulus Kades cari untung, Pengurus Bumdes dibentuk tidak difungsikan, Bumdes hanya dikelola Kades bersama keluarga tanpa melibatkan masyarakat,” ungkap sumber gerah dengan kelakuan kades.

Tak hanya poin biaya Pos Ronda dan Bumdes yang disoroti, biaya untuk pembuatan MCK umum sebesar Rp. 77,1 Juta, kuat dugaan lahan bisnis oknum kades Ediwardi yang dipicu dari penggelembungan harga material serta upah tukang.

Aneh lagi, ads kucuran uang desa sebesar Rp 10,1 Juta untuk biaya kegiatan penyuluhan dan sosialisasi bidang hukum kepada masyarakat perlu diaudit Inspektorat, karena dicurigai SPJ Fiktif.

“Laporan SPJ ini kami rasa hanya rekayasa Kades yang disangka fiktif, lalu uangnya masuk kantong. Karena jual nama tentang hukum, sebaiknya aparat hukum segera memeriksa dan memanggil Kades Ediwardi biar ada efek jera.

Kami juga mempertanyakan, kapan Kades mau mengeluarkan uang sebanyak Rp.50 Juta untuk biaya penyelenggaraan musyawarah Pemerintahan Desa,”tegas sumber.

Bukannya hanya itu, Kades Ediwardi juga menuai tudingan tentang kucuran uang puluhan juta untuk biaya Festival Kesenian, Adat/Kebudayaan, Keagamaan dan perayaan hari kemerdekaan.

“Kami rasa untuk biaya acara demikian habiskan uang desa sebesar Rp. 31,3 Juta, sepertinya sengaja dicatat lebih supaya SPJ bisa lengkap dan ini mengakali pengeluaran DD untuk kepentingan pribadi kades saja.

Sementara Kades Ediwardi dikonfirmasi Kru Siasatinfo.co.id, Selasa (9/7/24), hingga berita dipublish masih bungkam dengan pertanyaan terkait dugaan fiktif dan mark up anggaran Dana Desa Koto Mudik.

Terpisah, Inspektur Inspektorat Pemkab Kerinci yang dipimpin Zufran, SH.MM, mengatakan akan segera mungkin melakukan pengecekan terhadap pelaksanaan dan pengelolaan DD Koto Mudik. “Kita akan lakukan pengecekan dulu kelapangan,”ujarnya.*(Mulyadi/Wan/Red)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Kepsek Almiadi Bantah Ada Pungutan Uang Guru Sertifikasi di SMPN 5 Kerinci

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah santer kepermukaan tentang pungutan uang usulan bahan untuk pencairan dana…

7 hari ago

Usai Heboh Guru Sertifikasi Dipungli Ratusan Ribu, Kepsek SMPN 5 Kerinci Bertameng Surat Pernyataan 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Usai mencuat modus pungutan liar uang pengurusan bahan sertifikasi 25 orang…

1 minggu ago

Abdul Lazik Enggan Balikin Uang Hasil Pungli Penerimaan Honorer, Uang Anak Yatim Disikat

Siasatinfo.co.id, Berita Merangin - Meski sudah ada desakan dan dugaan bukti adanya pungutan liar, Mantan…

2 minggu ago

Rapat KONI Kerinci Untuk Persiapan Kejurkab 2026 Dipimpin Langsung Ketua Nafrizal

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kerinci menggelar rapat persiapan pelaksanaan…

2 minggu ago

Bupati Merangin Didesak Beri Sanksi Kadis Sosial Ganti Rugi Korban Pungli

Siasatinfo.co.id Berita Merangin - Dugaan penyimpangan dalam jabatan eks Kepala  Dinas Pemadam Kebakaran Merangin pada…

2 minggu ago

Detik-Detik Kyai Cabul Pati Diangkut ke Penjara Nusakambangan Disorot Kilauan Kamera Pers

Siasatinfo.co.id, Berita Viral - Sesuai kata pepatah, kelakuan buruk akan dapat perlakuan buruk pula. Begitu…

2 minggu ago