Daerah

Modus Perpisahan, Kepsek SDN 104 Rantau Panjang Diduga Paksa Murid Bayar Uang Ratusan Ribu

Siasatinfo.co.id Berita Merangin – Viral, SD Negeri 104/VI Rantau Panjang VIII yang berada di jalan Pembangunan, Kelurahan Dusun Baru, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin diduga mengutip uang dengan bermodus kan perpisahan murid kelas VI.

Terhadap dugaan Pungutan Liar (Pungli) ini, sontak memicu perbincangan hangat di tengah para walimurid karena sangat meresahkan.

Menurut sumber terpercaya Media ini (T) pengutipan uang perpisahan sebesar Rp150.000 itu di tengarai angsung oleh Kasek Hartini dengan modus melayangkan undangan resmi dengan logo Pemerintah Kabupaten Merangin dan logo Dikbud Merangin untuk memperlancar niat pungutan yang di rencanakannya.

“Kalau yang mengagendakan kegiatan tersebut komite ya tentunya komite yang mengundang”.

Anehnya dalan rapat tersebut Kasek dan kroninya mematok uang sebesar Rp.150.000 Per Murid. Hal tersebut tentunya menjadi dilema bagi wali murid di iyakan.

Terkait ekonomi jika tidak di iyakan takutnya berdampak Bullying terhadap anaknya. Ini cukup mengganjal di hati kecil saya,” ucap sumber.

Bagaimana tidak,  dengan kondisi ekonomi yang seperti ini, Para pelajar kelas VI di minta untuk membayar uang perpisahan sebesar Rp150.000 per siswa-siswi.

“Pungutan ini tentu membebani orang tua dan seolah – olah Kasek tidak mencerminkan kepribadian yang baik.

Apalagi kita tau, pendidikan bertujuan mencerdaskan anak bangsa tentunya segala hal perlu pertimbangan dan mengajarkan ke hal yang positif.”

“Seharusnya tidak menodai dunia pendidikan dengan karakter yang mencerminkan hal buruk terhadap siswa,”Ujarnya.

Terpisah Hartini selaku Kepala Sekolah (Kasek) SDN 104 saat dikonfirmasi via WhatsApp pada Selasa (6/5/25),  membantah tudingan tersebut dirinya malah berdalih undangan yang di layangkan ke wali murid tertanggal 25 April 2025 tersebut adalah undangan pemutakhiran data siswa.

Padahal pemutakhiran di lakukan setelah PPDB selambat-lambatnya Agustus mendatang.

“Kami mengundang dengan agenda, pemutahiran data, bukan agenda masalah perpisahan” ucap Kepsek Hartini berdalih terkesan bohongi media.

Lebih lanjut PLT Dikbud Merangin Honizor, dalam keterangan via WhatsApp “hal tersebut telah di sampaikan ke Kabid untuk di pelajari.

Salah satu warga di sekitar sekolah yang enggan menyebutkan identitasnya mengatakan, kami minta Pihak terkait jangan hanya pungutan saja yang di klaim.

Tetapi penyaluran Dana Bos SDN 104 ini juga perlu adanya pemantauan yang intens terhadap Kasek Hartini ini,” jelas warga.(Bay)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Ini 6 Figur Familiar Kadis Baru Dilantik Bupati Monadi di Lingkup Pemkab Kerinci

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Saat ini Bupati Monadi baru saja usai melantik 6 Kepala Dinas…

4 jam ago

Terkait Kasus Dugaan Pengeroyokan Di PT DMP, Ini Kata Kapolsek Maro Sebo Ulu

Siasatinfo.co.id, Batanghari – Dua perkara hukum yang saling berkaitan, yakni dugaan pencurian buah sawit milik…

3 hari ago

Bupati Merangin H M Syukur Lantik 8 Orang Pejabat Eselon II

Siasatinfo.co.id Berita Merangin – Bupati Merangin, H. M. Syukur, SH, MH, resmi melantik delapan pejabat…

6 hari ago

Oknum Sekdes Jadi Mafia Emas, Edaran Bupati Merangin Tolak PETI Terkesan Dikangkangi

Siasatinfo.co.id, Berita Merangin - Aktivitas penampungan dan pengolahan emas hasil tambang tanpa izin (PETI) milik…

3 minggu ago

Heboh, Oknum Guru SMKN 3 Tanjabtim Jambi Dikeroyok Puluhan Siswa

Siasatinfo.co.id, Berita Tanjabtim - Viral beredar sebuah video rekaman seorang guru jadi bulan-bulanan pemukulan dan…

3 minggu ago

Injak SK Penetapan Tenaga Penyuluh Saat Ultah 58 Kadis TPH Kerinci, Radium Halis Diremehkan Bawahan

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Parah!! Di hari Ulang Tahun ke 58 Radium Halis, kini masih…

3 minggu ago