Daerah

Lenyapnya Uang Dispora Kerinci Senilai Rp.120 Juta, Inspektorat Diminta Periksa Eks Bendahara Dinas

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Buntut lenyapnya sekitar Rp.120 Juta uang persediaan (UP) di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dilingkup Pemkab Kerinci, Provinsi Jambi di tahun anggaran 2024 ketika Bendahara Dinas dijabat Nurdian Saputra berbuntut panjang.

Sebab, jebolnya dana ratusan juta UP 2024 itu ditransfer secara CMS ke Rekening Pribadi bendahara, sehingga leluasa menyelewengkan uang kantor.

Kejadian ini, sontak bikin pegawai di kantor Dispora menjadi resah dan menjadi buah bibir yang hingga saat ini raib dan belum tergantikan.

Menurut keterangan Wal Amri mantan Plt Dispora Bulan Maret 2024 kepada Siasatinfo.co.id, Jum’at (27/9/2024), membenarkan ada kejadian anggaran UP dihilangkan Nurdian Saputra selaku Bendahara Dinas saat dirinya menjadi Peltu.

“Memang benar uang persediaan kantor dibawa bendahara Nurdian Saputra yang cair diawal bulan Maret lebih kurang sekitar Rp.115 jutaan.

Setelah uang UP cair, bendahara tidak kelihatan, lalu saya menghubungi bendahara dan berjanji mau mengembalikan sesuai SPJ kegiatan.”

“Sampai saat ini dana UP yang dibawa bendahara memang harus dia pertanggungjawabkan, kasus ini sudah naik secara dinas ke Inspektorat,”ucap Wal Amri yang saat ini menjabat Sekretaris Dispora.

Terpisah dikatakan sumber di Dispora kepada Siasatinfo.co.id, mengatakan dana UP yang dijebol bendahara tidak hanya di tahun anggaran 2024, tetapi di tahun 2023 waktu Hendri menjadi bendahara dinas sekitar Rp.24 Juta.

“Waktu Hendri jadi bendahara dinas juga ada anggaran sekitar Rp 24 juta uang dipinjam untuk kegiatan sampai saat ini tak jelas.

Uang puluhan juta untuk menalangi dinas karena menunggu uang UP cair malah ikut dibawa kabur bendahara, kabarnya uang itu sudah dikembalikan dari Bendahara Hendri ke bendahara selanjutnya dijabat Nurdian Saputra,”ungkapnya.

Kejadian uang talangan sementara menunggu UP cair diberikan mantan Sekretaris Jumlizar.

“Uang pak sekretaris dipinjamkan ke Hendri diakhir anggaran 2023, waktu itu Hendri selaku bendahara dinas.

Saya sudah perintahkan Hendri untuk membayarkan ke mantan Sekretaris Jumlizar, uang itu sudah dikembalikan bendahara, tapi dibayarkan ke Nurdian juga,”ujar Wal Amri.

Kendatipun demikian, Diminta agar uang persediaan (UP) kantor Dispora wajib diproses secara internal, baik Inspektorat maupun BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi.

Kabar terakhir, Nurdian Saputra mantan Bendahara Dispora sudah jarang masuk kantor. Namun menurut Wal Amri, ia sudah membuat pernyataan diatas materai akan menggantikan uang kantor segera mungkin.(Mul/Mdona/Red)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Mencuat lagi, Kades Sungai Rumpun Terlilit Dugaan Korupsi DD dan Penggelapan Dana Bumdes

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Tidak hanya kasus dugaan Pungli Sertifikat Tanah dan mengelola penuh tanah…

11 jam ago

Lucu!! Proyek BWSS VI Rp 12,9 M Dikerjakan PT Ponjen Emas di Sungai Batang Merao Kerinci Cuma Tanggul Karung

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Aneh dan lucu penampakan pekerjaan konstruksi proyek pembangunan tanggul dan normalisasi untuk…

1 hari ago

Belum Usai Pungli Sertifikat,Terungkap Tanah Kas Desa Dikuasi Kades Herman

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah terungkap dugaan Pungli Sertifikat Tanah dan pemalsuan dokumen kepemilikan hak atas…

5 hari ago

Korupsi MBG, Kejagung Tetapkan Jenderal Bintang Satu Polisi Jadi Tersangka Ketujuh

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Lagi, Kejaksaan Agung Republik Indonesia membongkar keterlibatan pejabat teras dalam pusaran…

5 hari ago

Kisaran Rp18 M Gaji 13 ASN Pemkot Sungai Penuh Molor, Kinerja Sekda Dipertanyakan ASN

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh -  Hingga hari ini Kamis ( Tanggal 2 Juli 2026) Ribuan…

6 hari ago

Pungli Sertifikat Tanah Warga Bekas Wisata Lahar Dingin Sungai Rumpun Libatkan Kades

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Menguap dugaan pungutan liar (Pungli) pengurusan sertifikat tanah dilahan produksi berupa…

1 minggu ago