Categories: JambiKerinci

Lagi, Alpianto Disebut Pelaksana Rp 500 Juta Perencanaan Rumdis Bupati Kerinci

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Selain polemik senilai Rp 3 miliar digelontorkan untuk anggaran pengadaan tanah untuk bangunan gedung Rumah Dinas Bupati Kerinci 2018, berindikasi penggelembungan anggaran (Mark Up).

Selain itu, nama Alpianto mantan Kabid Cipta Karya selain sebagai kuasa pengguna anggaran, disebut juga merangkap sebagai pelaksana gambar perencanaan senilai Rp 500 juta.

Mencuat ada indikasi mark up lantaran harga dianggarkan untuk tanah rumah dinas bupati sejumlah Rp 3 M tidak sepadan dengan realisasi keuangannya. diketahui harga beli tanah Rp.283 juta disahkan oleh konsultan jasa penilaian properti (KJPP) Sumbar.

Dari total anggaran Rp 3 M dikurangi beli tanah rumah dinas jabatan Rp 283 juta, plus honor KJPP sebesar Rp 80.872.000,- (Delapan Puluh Juta Delapan Ratus Tujuh Puluh Dua Ribu Rupiah), sama dengan Rp. 2.636.128.000,- (Dua Miliar Enam Ratus Tiga Puluh Enam Juta Seratus Dua Puluh Delapan Juta).

Diberitakan Siasatinfo.co.id sebelumnya, anggaran senilai Rp.3 miliar, mencuat lagi total anggaran keseluruhan yang dianggarkan di APBD-P 2018 dikelola Bidang Cipta Karya ternyata senilai Rp.5,4 Miliar termasuk beli tanah Islamik Center.

Belum usai soal detail angka pantastis Rp 3 miliar untuk pengadaan tanah Rumdis Bupati Kerinci, ternyata ada jumlah total semua dikelola Alpianto Bidang CK PUPR sejumlah Rp 5,4 miliar, plus dana perencanaan Rp 500 juta dikelolanya sendiri dengan modus tender LPSE 2019, agar terlihat elegan.

Informasi berhasil diperoleh Siasatinfo.co.id, Selasa (6/10/2020), Alpianto diduga kuat telah mengatur segala jurus untuk mengelola anggaran Rp 500 juta untuk produk konsultan perencanaan yakni, Detail Engineering Design (DED).

“Memang ada keterlibatan Alpianto yang langsung mengerjakan konsultan perencana DED nya rumah dinas bupati.

“anggarannya yang ditenderkan saat itu senilai Rp 500 juta, dia yang langsung kerjakan. Parah ini,”ungkap sumber Siasatinfo.co.id.

Dengan anggaran pantastis untuk belanja langsung pengadaan tanah pembangunan gedung untuk rumah dinas bupati Kerinci 2018, saat ini dikabarkan pihak dari tipikor Polres Kerinci sedang melakukan pengembangan terkiat ada dugaan korupsinya. sedang dilakukan yakni, berlokasi dibukit Desa Koto Kapeh, Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi, senilai Rp. 3 Miliar sejak 1 tahun belakangan ini menuai sorotan miring.(Ncoe/Red).

 

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Usai Mundur Dari Jampidsus, Febrie Resmi Tersangka, Selain 74 Kg Emas, Polri Sita Rp. 476 M

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Bongkar tiga kasus korupsi yang akhirnya berujung tersangka melibatkan Jampidsus Febrie…

6 hari ago

Mencuat lagi, Kades Sungai Rumpun Terlilit Dugaan Korupsi DD dan Penggelapan Dana Bumdes

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Tidak hanya kasus dugaan Pungli Sertifikat Tanah dan mengelola penuh tanah…

1 minggu ago

Lucu!! Proyek BWSS VI Rp 12,9 M Dikerjakan PT Ponjen Emas di Sungai Batang Merao Kerinci Cuma Tanggul Karung

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Aneh dan lucu penampakan pekerjaan konstruksi proyek pembangunan tanggul dan normalisasi untuk…

1 minggu ago

Belum Usai Pungli Sertifikat,Terungkap Tanah Kas Desa Dikuasi Kades Herman

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah terungkap dugaan Pungli Sertifikat Tanah dan pemalsuan dokumen kepemilikan hak atas…

2 minggu ago

Korupsi MBG, Kejagung Tetapkan Jenderal Bintang Satu Polisi Jadi Tersangka Ketujuh

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Lagi, Kejaksaan Agung Republik Indonesia membongkar keterlibatan pejabat teras dalam pusaran…

2 minggu ago

Kisaran Rp18 M Gaji 13 ASN Pemkot Sungai Penuh Molor, Kinerja Sekda Dipertanyakan ASN

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh -  Hingga hari ini Kamis ( Tanggal 2 Juli 2026) Ribuan…

2 minggu ago