Ketua APDESI Tanjab Timur di Laporkan Ke Kejati Jambi

Siasatinfo.co.id Tanjab Timur – Terkait Bimtek Kades, Ketua APDESI dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Jambi lantaran ada dugaan korupsi dana setoran sebesar Rp 15 juta per Desa.

Kantor Kejaksaan Negeri Tanjab Timur Jambi.

Dugaan kasus korupsi ini terendus pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepala Desa Se- Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi di bulan September 2021 ke Pulau Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan hal ini menimbulkan berbagai masalah dan sorotan. Sehingga masuk ke dalam ranah hukum.

Ujungnya, kegiatan Bimtek tersebut menuai sorotan hingga ke ranah hukum karena adanya laporan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi di PIDSUS, Nomor B-1199/L.5.5/Fd.1/03/2022 tanggal 15 Maret 2022.

Laporan ini diteruskan oleh Kejati Jambi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Jabung Timur untuk ditindak dengan Nomor B-1090/L.5.5/Fd.1/03/2022 tanggal 09 Maret 2022.

Laporan tersebut dilaporkan oleh Sdr. Erfan Indriyawan, SP selaku Ketua Himpunan Wartawan Daerah (HIWADA) 2 Periode 2019 – 2021 Kabupaten Tanjung Jabung Timur terkait dugaan korupsi biaya Kegiatan Bimtek Desa yang menggunakan dana anggaran APBDes 2021, tiap-tiap Desa Se- Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Adapun besar kucuran dana anggaran Kegiatan Bimtek, setiap Desa menyetor ke APDESI Tanjab Timur sebesar Rp.15.000.000,- (Lima Belas Juta Rupiah).

Menurut mantan ketua HIWADA Kabupaten Tanjung Jabung Timur Erfan Indriyawan, SP yang melaporkan Kegiatan Bimtek tersebut ke Kejati Jambi, saat dikonfirmasi (Sumber – Inilahjambi.com 12 April 2022), membenarkan laporan tersebut masuk di Kejati Jambi.

“Ya, benar saya melaporkan Kegiatan Bimtek Kepala Desa Se- Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang di koordinir oleh APDESI Tanjab Timur ke Kejati Jambi.

“Tapi sejauh ini belum tahu, sejauh mana pemeriksaan dan penyelidikannya. Kita tunggu saja proses di Kejaksaan” ujar Erfan Indriyawan, SP.

“Permasalahan yang saya laporkan ini ada beberapa faktor terkait dugaan korupsi dana Kegiatan Bimtek ini, diantara dugaan Mark Up anggaran, azaz manfaat yang kebanyakkan plesiran.

Dikarenakan menggunakan uang Negara, diduga sejumlah pihak ikut terlibat seperti Dinas PMD Kabupaten Tanjung Jabung Timur,” jelas Erfan Indriyawan, SP.

“Saya berharap, pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi segera merespon laporan saya ini. Apabila pihak Kejati Jambi tidak merespon dan tidak melakukan pemanggilan terhadap Ketua APDESI Tanjab Timur serta Panitia APDESI selaku penyelengara Kegiatan Bimtek untuk dilakukan penyelidikan sesegera mungkin, maka saya akan melakukan Aksi Demo didepan gedung Kejaksaan Tinggi Jambi dan membawa laporan ke Kejagung RI,” tegas Erfan Indriyawan, SP. (Firdaus. F)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Rotasi Kepsek Dinilai Akal-Akalan, Kebijakan Pemkab Merangin Bebani ASN Lansia

Siasatinfo.co.id Berita Merangin - Kebijakan rotasi dan mutasi kepala sekolah yang dilakukan pemerintah kabupaten Kabupaten…

1 jam ago

Menapaki Jenjang Pendidikan Baru, Siswa-Siswi SD Negeri 253 Bangko Resmi Dilepas

Siasatinfo.co,id Berita Merangin - Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti acara pelepasan siswa-siswi kelas VI…

9 jam ago

Terciduk Kamera, Buangan Sampah MBG Siulak Tuai Sorotan Miring Warga Pasar Senin

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Mulai menuai sorotan miring publik terkait pembuangan sampah di lokasi belakang…

1 hari ago

Kapolres Kerinci Berang! Tindak Kendaraan Lansir dan Larang Bekingan, Antrian Modus Cuan BBM Ilegal

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Penyebab dan pemicu dari kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) Subsidi maupun Non…

2 hari ago

Tender Proyek RSUD Kerinci Bukit Tengah Rp137,5 M Sudah Kelar, PT PP Urban Segera Kerja

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Perjuangan gigih seorang deklarator dengan slogan sang "Pejuang Petani" dipimpin Bupati…

3 hari ago

Kepsek Almiadi Bantah Ada Pungutan Uang Guru Sertifikasi di SMPN 5 Kerinci

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah santer kepermukaan tentang pungutan uang usulan bahan untuk pencairan dana…

2 minggu ago