Kasus Pengeroyokan Wartawan BNI, Oknum Kades Cs Teluk Langkap Dilapor ke Polda Jambi

Siasatinfo.co.id, Berita Tebo – Agar ada efek jera terhadap kasus kekerasan anggota Pers di kawasan hukum Provinsi Jambi, pelaku pengeroyokan oleh oknum Kades cs harus dipenjara.

Aswan Wartawan Bedah Nusantara Indonesia ( BNI ) akhirnya melaporkan Kades dan Perangkat Desa Teluk Langkap – Tebo ke Polda Jambi atas dugaan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap dirinya, Kamis (09/03/2023 ).

Kasus yang menimpa Aswan yang di ketahui juga warga desa setempat di keroyok dan dianiaya oleh oknum terkait pemberitaan pembelian ponton yang menggunakan dana desa ( DD ).

Aswan ( korban ) mengaku dikeroyok disaat ia diundang oleh kades untuk sidang adat di kantor desa setempat.

Surat undangan yang ditanda tangani oleh Sukadi Kepala Desa Teluk Langkap, Kecamatan Sumay Kabupaten Tebo pada tanggal 9 Maret 2023.

Dijelaskan Aswan ia dikeroyok di depan kantor Desa Teluk Langkap ” Saya diseret ditampar dan dipukul didepan kantor desa sebelum pihak kepolisian dan Babinsa datang, “ucapnya ( 11/03/2023).

Kejadian tersebut disampaikannya melalui WA Group Jurnalis provinsi Jambi yang beranggotakan 107 peserta. Didalam group tersebut korban menyampaikan insiden yang dialaminya yang dilengkapi dengan surat undangan rapat.

Dalam foto saat melapor ke Polda dan kondisi korban di rumah sakit umum Sultan Thaha Syaifuddin – Tebo.

“Beberapa hari yang lalu saya memberitakan masalah pembelian tongkang dari ADD dan DD tongkang tersebut tidak dapat lagi dipergunakan oleh masyarakat Desa Teluk Langkap.

Itu hasil dari investigasi saya dan wawancara pada warga Desa setempat,yang berinisial S ” Kata Aswan.

Setelah berita saya naikkan dalam
media online saya di BNI, juga paralegal Tomson Purba lalu saya share, ternyata Kades dan perangkatnya kurang terima dan berang,”ungkap Aswan.

Terkait adanya pernyataan dari korban yang ditanda tangani diatas materai yang berbunyi, bahwa korban akan bersedia menghadirkan pemimpin redaksi dan tidak akan melanjutkan ke proses hukum.

Serta menyatakan tidak ada tindakan kekerasan terhadap dirinya, Aswan mengaku karena keterpaksaan dan berdasarkan permintaan dari Kepala Desa.

“Saya berharap masalah yang saya
alami harus di proses sesuai
hukum yang berlaku dan agar tidak
terjadi lagi di kemudian hari terhadap rekan wartawan terutama se propinsi Jambi lainya” tutupnya.

Sebagai bentuk solidaritas sesama Insan Pers hari ini ,Sabtu ( 11/03/2023 ), wartawan yang tergabung dalam group WA Jurnalis Provinsi Jambi mendatangi Mapolres Tebo untuk mendampingi korban memberikan keterangan dan minta agar kasus dugaan pengeroyokan dan penganiyaan wartawan tersebut diusut tuntas.

Berdasarkan STBPP Polres Tebo hari ini Sabtu ( 11/03/2023 ) secara resmi korban pun membuat laporan pengaduan atas dugaan pengeroyokan dan penganiayaan yang dialaminya. ( DA)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Bupati Monadi Lantik 39 Pejabat Struktural Pemkab Kerinci

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos.M.Si, sore ini, Jum'at (17/4/2026), sekitar pukul 17:00…

1 hari ago

Usai Digenjot 6 Pria, Wanita PSK Meninggal di Kamar Hotel,Kepolisian Turunkan Penyidik 

Siasatinfo.co.id, Berita Viral - Kasus kematian tragis dialami seorang wanita berstatus sudah bersuami yang bekerja…

3 hari ago

Viral!! Ratusan Kemasan MBG Wilayah Kayu Aro Ditolak Siswa SMAN 7 Kerinci 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Viral.!! Satu mobil box pengantar makanan bergizi gratis (MBG) wilayah Kayu…

4 hari ago

Bongkar Maraknya Modus Pungli SMAN 4, Kapolres Kerinci Diminta Turun Tangan 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Gelagat buruk dan maraknya dugaan Pungli uang Komite dan perpisahan bagi…

1 minggu ago

Ketua Komite SMAN 4 Kerinci Himbau Seluruh Siswa Tidak Bayar Pungutan Uang Komite

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Pungutan Uang Komite Sekolah dan uang perpisahan di SMAN 4 Kerinci…

1 minggu ago

Pungli Uang Komite dan Uang Perpisahan di SMAN 4 Kerinci Resahkan Walimurid

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Gawat!! Tindakan semena-mena melakukan tindakan pungutan uang liar (Pungli) uang Komite…

1 minggu ago