Siasatinfo.co.id, Berita Merangin – Skandal dugaan pungutan liar yang di lakukan oleh salah seorang oknum eks Kadis Damkar Pemkab Merangin mulai menguap. Bahkan tidak sedikit dari mereka menjadi korban praktik pungutan.
Ironisnya, setelah korban menyetor uang puluhan juta rupiah, janji lolos seleksi tanpa tes hanyalah modus untuk menggerogoti uang para peserta calon pekerjaan honorer di Damkar tahun 2025 lalu.
Berdasarkan informasi yang diterima bahwa para warga masyarakat yang berkeinginan kerja di Damkar Merangin terlebih dahulu menyiapkan uang senilai Rp. 25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah) dengan modus akan meloloskan para peserta seleksi tanpa tes dengan syarat menyetorkan pelicin.
Setelah berbincang langsung dengan Mantan petinggi Damkar Merangin (Abdul Lazik) di Lahan Sawitnya tidak berapa jauh dari jembatan Sungai Jernih jalan ke Dusun Mekar Jaya , tentunya sumber D ini terbius tanpa pikir panjang.
Bagaimanapun caranya uang senilai Rp 25 juta itu secepatnya harus di setorkan ke eks Kadis Petinggi Damkar Merangin,” ucap (DM) pada Minggu (3/4/26).
Pria Inisial (DM) itu kembali menjelaskan, tanggal penyerahan Rp. 25 juta Dana Pelicin itu kurang ingat yang jelas pada Bulan Juni tahun 2025 lalu.
Dirinya menyerahkan langsung ke (Abdul Lazik) uang senilai Rp 25 juta sebagai pelicin untuk memuluskan seleksi kerja damkar lolos tanpa tes, waktu itu di saksikan 2 salah satunya pekerja kebun.
Masih terdengar lantang ucapan (Abdul Lazik) kata (DM) ke media ini, setelah pelicin Rp. 25 Juta di terimanya kata kadis.
“Kalau tidak bulan (9) mungkin bulan 10 tahun 2025 kau sudah bisa bekerja,” ucapnya DM menirukan eks Kadis Damkar.
Tak terasa lama waktu berputar, bulan 10 yang di janjikan eks Kadis Damkar sudah berjalan beberapa hari. Namum kabar baik yang di tunggu dari eks Kadis tak kunjung datang.
Takut menunggu lama karena harapan kabar baik dan bisa langsung kerja di Damkar, saat di tanyai ulang eks Kadis berkemungkinan bulan (11) jika tidak mungkin bulan (12) akhir tahun 2025 lalu, dengan hati penulis rasa kecewa mau tidak mau harus di tunggu kata (D).
Habis bulan berganti tahun, bagaikan janji pergi ke bulan, tidak ada kabar baik maupun kabar buruk yang di terima.
Bahkan 4 orang peserta seleksi pada bulan dan tahun yang sama telah mengenakkan baju dinas kerja Damkar Merangin.
Tidak ingin berlarut-larut, pada Bulan Februari tahun 2026 ini pria inisial (DM) kembali mendatangi pondok kebun menanyakan tentang uang pelicin seperti yang di janjikan lolos seleksi tanpa tes senilai Rp. 25 juta rupiah.
Ketika di tanyakan (Abdul Lazik) terkesan mengelak kalau uang yang diterima dari inisial (DM) itu di nikmati ramai-ramai.
“Tunggu aku sudah jual, Uang itu memakannya ramai-ramai aku sendiri yang ganti,” kata Abdul Lazik sambil tertawa, akan ku ganti sebelum puasa ini tambah oknum petinggi Damkar Abdul Lazik.
Puasa kemarin telah berlalu, (Abdul Lazik) kembali mengingkari janjinya itulah cermin pelayanan publik Merangin.
Seharusnya tidak menghindari apalagi menutup tali komunikasi via Whatsapp dengan pria inisial (DM) yang mana terakhir melayangkan pesan Whatsapp pada tanggal (19/03) lalu kata (DM).
Sementara mantan petinggi Damkar Merangin yang dilantik Bupati H. Alharis pada Senin (18/11/19) lalu kini kembali di lantik lagi oleh Bupati Merangin H M. Syukur pada tanggal (01/09/2025) sebagai Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Merangin.
Namum track record yang di tinggal di damkar Merangin sulit dilupakan bahkan kekecewaan mendalam bagi korban.
Ketika di Konfirmasi langsung di ruang kerjanya Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Merangin, Abdul Lazik mengakui hal tersebut.
Dia akan menggantikan kerugian korban namun setelah di tunggu hampir lebih 2 bulan uang tersebut belum di kembalikan sepenuhnya.
“Ya akan saya ganti, “uang tersebut saya makan sama-sama, bagi inilah bagi itulah bagi Kabid lah kata mantan petinggi damkar tersebut ke Media ini.
Lalu pada (13/5/26) wartawan kembali mengkonfirmasi, namun ia kembali pasang janji lagi, tunggu sebentar lagi ya setelah saya mendapatkan fee proyek Dinas Sosial senilai Rp 1,2 M dan sekaligus memperlihatkan bukti kesepakatan pihaknya dengan pihak ketiga ataupun kontraktor.
Hingga berita ini di Publish pihak korban masih menunggu itikad baik dari Mantan Petinggi Damkar Merangin untuk mengembalikan uang yang telah di setorkan nya tahun lalu. (By)
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Makin parah!! Dugaan Pungutan Liar (Pungli) mencapai Ratusan Ribu sebagai pelicin…
Ratusan Gram Emas Diamankan Polisi dan Petugas Bandara Sulthan Thaha Jambi Ilegal Tanpa Dokumen Resmi…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Hari ini Rabu, tanggal 13 Mei 2026 sampai pukul 12:00 WIB,…
Siasatinfo.co.id, Berita Viral - Masih ingatkah kalian dengan seorang bocah cilik Ponari yang viral di…
Siasatinfo.co.id, Berita Pati Viral - Sejak terbongkarnya kasus dugaan pencabulan yang melibatkan Kiai Ashari, pendiri…
Siasatinfo.co.id, Berita Jambi - Makin merebaknya kasus narkoba di wilayah hukum Polda Jambi sampai ke kawasan…