Izin Jalan Penghubung 4 Desa Batanghari Dimanfaatkan Kendaraan PT Jindi South Jambi Dipertanyakan IWO-I

Siasatinfo.co.id, Berita Batanghari – Sering dilewati kendaraan bertonase tinggi oleh PT. Bohai yakni, sub-kontraktor PT. Jindi South Jambi, dapat tudingan biang kerok perusak jalan yang baru dibangun Pemkab Batanghari itu, sontak menuai sorotan publik.

Sebab, ulah dari perangai kendaraan perusahaan bermuatan berat dengan tonase tinggi memicu hancur dan kerusakan jalan aspal masyarakat umum.

Hal ini juga disorot Zamzami SH selaku Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I). Ia persoalkan izin penggunaan jalan umum penghubung antar empat desa yang dimanfaatkan PT.Bohai itu, berpotensi merusak dan mempercepat hancurnya jalan karena kendaraan ber tonase tinggi.

Diketahui jalan dibangun tersebut adalah jalan penghubung 4 Desa yakni, Desa Padang Kelapo – Olak Kemang – Tebing Tinggi – Simpang Rantau Gedang, terus dilalui PT Bohai untuk membawa alat berat/rig.

“Pertama surat izin penggunaan jalan itu dan surat pernyataan tertulis dari pihak perusahaan mengenai perbaikan jalan, apabila ada kerusakan yang diakibatkan mobilisasi alat berat tersebut,” ungkap Zamzami, SH.

Sementara itu Humas PT Jindi Berri saat dikonfirmasi menyatakan akan bertanggungjawab jika perusahaan PT Jindi membuat jalan tersebut rusak.

Berri Humas perusahaan PT Jindi hanya mengungkapkan peryataan tanpa mau memperlihatkan surat izin-izin menggunakan jalan Pemda.

“Terkait dengan aktivitas mobilisasi Rig yang melintas di empat Desa, untuk izin melintas kita sudah dapat izin dari Dishub Kabupaten pak” ucap Humas PT Jindi Berri.

“Kalaupun itu nanti ada yang rusak dikarenakan aktifitas mobilisasi alat Rig,  kita Perusahaan Jindi siap untuk bayar ganti rugi perbaikannya.

Ganti rugi ini tetap kita kembalikan ke PU, tapi Jindi yang bayar,” ujar Humas PT Jindi South Jambi menjanjikan dengan nada tinggi tanpa mau memperlihatkan surat izin.

Ketika ditanya lagi, bukan kah pihak Dishub Kabupaten hanya memberikan surat rekomendasi bukan izin, tanya awak media.

Dengan pongah Humas PT Jindi South Jambi menjawab dengan bahasa ala Preman.

“Truss maunya apa” jawab Humas PT Jindi South Jambi” ketusnya.

Terpisah, Wachid HSE PT Bohai memilih bungkam saat dikonfirmasi awak media ini terkait puluhan alat berat/Rig miliknya melintas di jalan Pemda tersebut.

“Mohon maaf pak, silahkan kordinasi dengan pihak Jindi,” Tulisnya Wachid.

Atas dugaan penggunaan jalan penghubung empat desa tanpa izin ini, pihak berwenang diminta untuk segera bertindak tegas, sebelum jalan ini diblokir Warga Masyarakat setempat.(Dvi/Red)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Tragis! Seorang Isteri Tewas Diujung Parang Suami di Sarolangun, Anak Korban Berteriak Minta Tolong Warga

Siasatinfo.co.id, Berita Sarolangun - Tragis! Kejadian memilukan dan gemparkan Warga Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh,…

14 jam ago

Buntut Blokir Dana PT Batang Bayang Kelar, Perseteruan Kubu Inal – Samsu Arifin Cs Bakal ke Jalur Hukum 

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh -Perseteruan dua kubu antara Syamsu Arifin politisi senior dari Partai PDI-P…

21 jam ago

Usai Dana Blokir Rp 1,3 M Cair di Bank 9 Jambi, Inal Kibuli Syamsul Arifin Berdalih Kwitansi Palsu 

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh - Setelah pemblokiran dana proyek konstruksi pengadaan alat kesehatan (Alkes) dikerjakan…

3 hari ago

Jika Dana Pendidikan Rp 270 Triliun Dipakai MBG Dipisahkan Bakal Melorot Bakal Tersisa Rp 30 T

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Polemik anggaran besar untuk makan bergizi gratis (MBG) yang terserap sekitar…

6 hari ago

Bersama Teman Wanita, Bupati Pemalang Ditangkap KPK  di Hotel Kawasan Jakarta

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Parah! Bersama seorang wanita di sebuah hotel,  Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro…

6 hari ago

Warga Pasar Siulak Deras Resah, Material Basah Dump Truk Picu Kecelakaan, Dishub Harus Bertindak! 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Akibat angkutan material pasir dalam kondisi basah yang dibawa mobil Dump…

2 minggu ago