Daerah

Heboh, Oknum Guru SMKN 3 Tanjabtim Jambi Dikeroyok Puluhan Siswa

Siasatinfo.co.id, Berita Tanjabtim – Viral beredar sebuah video rekaman seorang guru jadi bulan-bulanan pemukulan dan dikeroyok siswa akibat kesalahpahaman antara oknum guru dan siswa.

Kejadian heboh dan memalukan ini menimpa seorang guru SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, Agus Saputra, menjadi korban pengeroyokan oleh Puluhan siswanya di lingkungan sekolah, saat kegiatan belajar masih berlangsung.

Informasi berhasil dihimpun, Insiden bermula ketika Agus menegur ucapan tak pantas seorang siswa di depan kelas. Teguran itu berujung cekcok hingga Agus menampar siswa yang disebutnya sebagai upaya pembinaan. Namun, situasi memanas dan berlanjut meski telah dimediasi guru lain.

Versi siswa menyebut Agus sempat melontarkan kata “miskin” yang dianggap menghina. Tuduhan itu dibantah Agus, yang menegaskan ucapannya bermaksud memotivasi, bukan mengejek.

Mediasi berakhir tanpa kesepakatan. Saat menuju ruang guru, Agus dikeroyok oleh sejumlah siswa. Keributan berlanjut hingga sore hari, bahkan Agus mengaku diancam dan dilempari batu. Ia juga mengakui sempat mengacungkan celurit, namun hanya sebagai gertakan agar siswa membubarkan diri.

Peristiwa ini terjadi pada hari Selasa 13 Januari 2026 sekitar pukul 12.00 WIB. Kata Kapolres Tanjab Timur AKBP Ade Chandra, pengeroyokan bermula saat sang guru inisial AS menampar salah satu siswa SMKN 3 Tanjab Timur karena si siswa memanggilnya dengan nada tidak sopan dengan sebutan ‘woi’.

Kemudian sempat diadakan pertemuan di ruang kantor, namun situasi tidak kondusif. Si siswa yang ditampar lalu mengajak teman-temannya berkumpul hingga akhirnya terjadi aksi pengeroyokan.

Karena tak terima dikeroyok, guru pergi ke gudang dan mengambil sebilah Arit dan mengacungkan kepada siswa. “Pihak SMKN 3 Tanjab Timur lalu menghubungi Polsek Berbak, dan tim langsung mendatangi TKP dan mengamankan para pihak ke Polsek Berbak,” kata AKBP Ade Chandra.

Mediasi akhirnya dilakukan 14 Januari siang kemarin di sekolah, dihadiri Kapolsek Berbak, Camat Berbak, dan pihak terkait lainnya.

Hasilnya, para siswa membuat surat pernyataan berjanji tidak melakukan perbuatan yang salah dan tidak akan mengulangi perbuatan serupa.
Sementara sang guru AS disarankan oleh ketua komite untuk mengajukan mutasi pindah.

Sebelumnya ada pula informasi yang menyebut bahwa siswa tersebut tersinggung dan kesal dengan sang guru karena diduga ada perkataan yang menyinggung dan menghina.(Fir/Red)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Injak SK Penetapan Tenaga Penyuluh Saat Ultah 58 Kadis TPH Kerinci, Radium Halis Diremehkan Bawahan

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Parah!! Di hari Ulang Tahun ke 58 Radium Halis, kini masih…

1 hari ago

Sesuai Visi Misi Monadi, 5 Unit Mobil Sampah Diserahkan Bupati Kerinci di 5 Kecamatan 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si, didampingi Wakil Bupati Kerinci H. Murison,…

3 hari ago

Menguap, Ruang Bendahara PUPR Kerinci Sarang Pungli Merecoki Kontraktor 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Hiruk pikuk permainan kotor dugaan segepok uang pelicin guna pengurusan pencairan…

3 hari ago

PPK BPJN II Jambi Akui Ada Kendala Konstruksi Proyek Strategis Nasional Batu Hampar – Siulak Deras di Kerinci

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Pelaksanaan pekerjaan Proyek Strategis Nasional yakni Perbaikan Ruas Jalan Batu Hampar -…

5 hari ago

AKBP Ramadhanil Jabat Kapolres Kerinci Gantikan AKBP Arya Tesa Brahmana

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Hari ini, Jum'at (09/01/2026) Kapolres Kerinci yang semula dijabat oleh AKBP…

6 hari ago

Tujuh Pejabat Eselon III dan 3 Sekretaris Dinas Pemkab Kerinci Dilantik 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Hari ini Pemkab Kerinci kembali melantik 7 orang Pejabat Eselon III…

1 minggu ago