Heboh Hasil Kelulusan PPPK, 2 Kadis BKD dan Dikjar Pemkab Kerinci Pemicu Kecurangan Peserta Tes

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Heboh soal kelulusan test PPPK akhir tahun 2024 di Dua Wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh yang disinyalir terjadi permainan curang, Dua Dinas Pendidikan dan Dinas BKD Pemkab Kerinci, Provinsi Jambi santer diperbincangkan publik.

Terungkap dugaan permainan curang tersebut dengan modus, Efrawadi selaku Kepala BKD Kerinci bersama Murison sebagai Kadis Pendidikan dan Pengajaran dipusaran peluang 30 persen dengan melakukan SKT ( Sistem Kompetensi Tes).

Menurut informasi berhasil diperoleh dari DR. Padli Sudria, SE, M.hum, saat ini menjabat Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jambi, menyebutkan bahwa permainan 30 persen SKT yang dilaksanakan di dua daerah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh sangat merugikan peserta test.

“Sebab, dengan sistem kompetensi test (SKT) sangat terang dapat merugikan anak-anak kita yang ikut test PPPK, pihak BKD, Dikjar Kerinci melakukan testing wawancara online.

Cara mereka di Dinas Dikjar dan BKD dimanfaatkan mereka sebagai penilaian 30 persen punya masing-masing daerah, sementara daerah Kabupaten lain tidak melakukan itu.”

“Hanya tiga daerah di Provinsi Jambi melakukan sistem kompetensi test (SKT) yaitu, Kabupaten Kerinci, Pemkot Sungai Penuh dan Kabupaten Batanghari,”ungkap Padli Sudria yang kecewa dengan SKT.

Dilanjutkan olehnya, imbas dari dari diserahkan ke daerah masing penilaian 30% memberikan peluang dua Dinas berwenang di Kerinci dan Sungai Penuh melakukan kecurangan dan mengecewakan peserta test.

“Terbukti sekarang malah jadi ribut dan menjadi momok di publik Kerinci – Sungai Penuh, ini perlu diusut para anggota DPRD Kerinci.

“Kabar heboh ini banyak disebut -sebut permainannya BKD, untuk ranah test tingkat Guru SD dan SMP harus segera ditangani sampai tingkat Kejati Jambi.

“Kasian mereka sudah ikut test malah nilainya disulap karena dijegal modus 30 persen di daerah Kerinci, akibatnya yang nilai tinggi menjadi rendah, nilai kecil bisa jadi tinggi karena permainan di dua dinas tersebut,”ujar Ketua Komisi I DPRD Jambi dari Fraksi PAN.

Terpisah, Mulyadi selaku aktivis LSM Kabupaten Kerinci minta agar peserta test PPPK untuk melaporkan ke pihak berwenang jika merasa dicurangi dua Dinas Kerinci, BKD dan Dikjar.

‘Jika ada peserta test PPPK yang dicurangi di Kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh diharapkan untuk melaporkan ke pihak berwenang.

“Apalagi ada yang bermain uang yang diminta setor oleh dua Dinas BKD dan Dikjar Kabupaten Kerinci untuk kelulusan test PPPK, kita siap mendampingi laporan ke Kejati Jambi,”pungkas Mulyadi aktivis senior Kerinci. (Ncoe/Wan/Mul)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Umbar Kata Berita Recehan di Ruang PPA, Oknum P3K MT Dipolisikan 

Siasatinfo.co.id, Berita Merangin - Lagi, oknum P3K Kesehatan Desa Seringat Kabupaten Merangin Jambi berinisial MT…

14 jam ago

Dana Rp 800 Juta Menguap? Lapangan Bola di Tanjung Pauh Mudik Kabur

Siasatnfo.co.id, Berita Kerinci -Pembangunan lapangan sepakbola di Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Kecamatan Danau Kerinci…

1 hari ago

Heboh! Nikah Gelap Tutup Aib, Oknum Guru SMAN 4 Kerinci Gauli Siswinya diduga Hamil

Siasatinfo.co. id, Berita Kerinci - Heboh! Seorang oknum guru di SMA Negeri 4 Kerinci berlokasi…

2 hari ago

Telan 1,5 M Proyek Jalan Sungai Tutung-Pungut Mudik Dikerjakan Asalan, BPK RI Turun Lokasi

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci -  Proyek pekerjaan jalan aspal lapen berlokasi di Sungai Tutung - Pungut…

3 hari ago

Ditegaskan Jaksa, Tidak Menutup Kemungkinan Peluang Tersangka Baru Korupsi PJU Dishub Kerinci 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Kasus dugaan Korupsi berjemaah proyek Pikir menyeret dereten nama sejumlah oknum…

5 hari ago

Buntut Proyek Aspal Hotmix Rusak Usai Dikerjakan CV ABK, Publik Tantang BPK RI Jambi Turun Lokasi

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Buntut setelah viral proyek aspal hotmix senilai Rp 696 Juta asal…

6 hari ago