Disorot, Penerimaan Siswa Baru Via Daring Rawan Kecurangan

Siasatinfo.co.id, Makassar – Pemerhati Pendidikan, Nurhidayatullah B. Cottong menyoroti penerapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang akan dimulai pada minggu pertama bulan Mei 2021, disinyalir rawan tingkat kecurangan serta penyalahgunaan wewenang.

Pasalnya, penerimaan tersebut akan dilakukan secara daring sebagaimana Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021.

Menurut Hidayat sapaan akrabnya, seyogyanya Juknis PPDB 2021 telah diketahui publik awal april.

“LPMP Sulsel sebagai perpanjangan tangan Kemendikbud, Disdik Provinsi hingga Kota kurang gesit dalam mensosialisasikan juknis PPDB kalau memamg sudah ada. Tetapi kalau belum ada ini fatal. Sebab sisa menghitung hari,” ujarnya, Rabu (7/4/21).

Situasi seperti ini dinilai sebagai sebuah kelemahan dalam penerapan sistem daring nantinya.

Kelemahan pertama, yakni sosialisasi juknis yang kurang gencar ke masyarakat. Kedua, kurang adanya koordinasi yang baik dalam level atau tingkatan birokrasi pendidikan Sulawesi Selatan.

Hidayat meminta pihak terkait, Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP), Dinas Pendidikan Provinsi dan Dinas Pendidikan Kota Makassar semestinya komunitas menjiwantahkan peraturan tersebut dalam bentuk juknis.

Selain itu, Alumni Universitas Negeri Makassar (UNM) ini juga menyoroti soal kisruh yang terjadi di Kota Makassar pada PPDB Tahun 2020 lalu.

“Pendaftaran nantinya via daring lalu diverifikasi data, jadi mesti diperjelas jangan sampai rancu dan ada celah terjadinya pelanggaran atau bahkan penyalahgunaan kewenangan di tubuh pejabat pendidikan,” Ujarnya.

Hidayat berharap para pemangku kepentingan segera berembuk untuk menemukan titik temu, agar peraturan daerah perihal PPDB tahun 2021 segera di buat.

“Jangan berdiam diri, portal resminya provinsi dan kota misalnya saat ini tidak menampilkan informasi publik terkait PPDB 2021, apakah terus seperti itu dan asal jadi aja yang penting terlaksana saja. Janganlah membuat aroma pendidikan ini semakin menurun,” Ucapnya.(Wahyu P)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Pungutan Uang Rp 700 Ribu Per Murid di SD IT Meresahkan Walimurid, Dana BOS Dikemanakan?

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Semakin menjadi-jadi saja bermoduskan memeriahkan acara dengan dugaan Punguatan Liar (Pungli)…

20 jam ago

Kerjaan CV ABK Aspal Hotmix Rp 696 Juta Rusak Dibiarkan, Pemeriksaan BPK Jambi dan Inspektorat Diremehkan

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci -Parah! Sudah diperiksa BPK RI Perwakilan Jambi jalan Aspal Hotmix Desa Mukai…

21 jam ago

Korupsi Dana Bos Capai 700 Juta, Eks Kepsek SMAN 6 Merangin Serta Kroni Berujung Jadi Tersangka

Siasatinfo.co.id Berita Merangin - Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Merangin berhasil menuntaskan penanganan kasus…

2 hari ago

Telan Dana Rp 4 M,Dugaan Mark Up Proyek Tanggap Darurat PUPR Kerinci Tuai Sorotan

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci -Setelah mencuat dugaan paket-paket proyek Bidang Tanggap Darurat di Dinas PUPR Kabupaten…

2 hari ago

Sekitar 4 Miliar Dana Bidang Tanggap Darurat PUPR Kerinci Terselubung Disorot

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Kini mulai disorot tajam publik tentang dana Bidang Tanggap Darurat di…

3 hari ago

Digasak Hujan Lebat, Jalan Nasional KM 8 Puncak Arah Tapan Sumbar Amblas, Lalulintas Terputus

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh - Digasak hujan lebat jalur Jalan Nasional amblas mengakibatkan lalulintas dari…

4 hari ago