Curangi Warga, Sumirah Pjs Sungai Tanduk Kantongi Uang PJU

Siasatinfo.co.id, Berita kerinci – Mencuat permainan culas dengan dugaan penggelembungan anggaran ( Mark Up – Red) sebesar Rp. 85,5 Juta pada proyek penerangan jalan umum (PJU) berlokasi di Desa Sungai Tanduk, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi.

Ironisnya, anggaran yang bersumber dari dana desa setempat di tahun 2020 lalu itu, sepertinya tanpa ada pengawasan ketat dari pihak berwenang.

Penerangan Jalan Umum di Desa Sungai Tanduk yang berpolemik. Media Siasatinfo.co.id

Diduga, Pjs Sumirah leluasa curangi warga Sungai Tanduk kantongi uang keuntungan dari pekerjaan PJU.

Berhasil diperoleh informasi oleh siasatinfo.co.id, Senin (1/3/2021) sekitar pukul 10:30 wib pagi ini, menyebutkan, bahwa sekitar 8 sampai 9 PJU terpasang disekitar Desa tersebut menghabiskan anggaran capai Rp. 85 Juta, Lima Ratus Ribu Rupiah.

Menurut sumber dari warga setempat, per setiap satu unit dianggarkan sekitar Rp 8,5 juta, sumber dana desa 2020.

“Ya, untuk penerangan jalan umum dana yang dianggarkan lebih kurang satu unit Rp. 8,5 juta.

“Sementara yang terpasang disekitar desa ini hanya 8 hingga 9 unit PJU. Selain anggaran per unit terlalu besar anggarannya, kekurangan satu uni lagi perlu dipertanyakan,”beber sumber siasatinfo.co.id.

Untuk proyek kegiatan Desa ini, diketahui langsung dikerjakan oleh Sumirah selaku Pejabat Sementara Desa Sungai Tanduk.

Berindikasi ada kecurangan pengerjaan ini, lantaran Pj Kades Sumirah dianggap warga sekitar sudah keterlaluan. Sebab, pengerjaannya dilakukan tanpa musyawarah desa dengan sewenang – wenang bersama pihak rekanan tidak melibatkan pihak terkait di Desa Sungai Tanduk.

Terendus ada dugaan kecurangan anggaran PJU ini, Pjs Sumirah diduga berhasil mengantongi keuntungan mencapai Rp. 1 Juta per satu unit jika 10 unit PJU terpasang.

“Jika 10 unit terpasang saja Pjs sudah dapat untung Rp.1 juta per unit. Ini kan cuma 9 unit paling yang terpasang.

“Dalam SPJ nilai anggaran semua ditetapkan Rp. 8 Juta, 500 Ribu Rupiah. Kalau dikalikan 10 unit nominalnya capai Rp. 85,5 juta, ini kan tidak,”beber sumber.

Selain ada dugaan mark’up anggaran dalam pelaksanaan pengerjaan (PJU) disinyalir juga ada dugaan bonus per satu uni pemasangan PJU diterima Pj Sumirah.

Hingga berita ini dipublish siasatinfo.co.id, Sumirah selaku Pjs Kades Sungai Tanduk belum diperoleh keterangannya, terkait dugaan anggaran PJU yang sengaja di Mark Up untuk meraup keuntungan pribadi.(By/Dna).

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Heboh Oknum Sekcam Misterius Malam Hari Dengan WIL di Kemantan Kerinci, Ini Sosok dan Pengakuannya

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Terkait video heboh dan menggemparkan warga Desa Kemantan Raya, Kecamatan Air…

9 menit ago

Heboh!! Oknum Sekcam di Kerinci Malam-malam Terciduk Berduaan Dirumah Wanita Cantik

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Heboh dan sempat viral seorang oknum ASN (Aparatur Sipil Negara) yang…

20 jam ago

Kapolres Kerinci Berganti, Kursi Diduduki AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci -  Tidak hanya mutasi setingkat Kasat dan Kapolsek yang di rotasi dilingkup…

24 jam ago

Rugikan Negara Rp 11,9 M, Kejati Jambi Tahan Petugas KJPP Tanah Pelabuhan Ujung Jabung

Siasatinfo.co.id, Berita Jambi -  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi kembali menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi…

5 hari ago

Eks Kadis dan Bendahara Damkar Pemkot Sungai Penuh Resmi Ditahan Kejaksaan

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh -  Akhir pengungkapan kasus korupsi yang merugikan keuangan negara, Kejaksaan Negeri…

6 hari ago

Viral.!! Postingan Pria Siulak Deras Kerinci Terlantar di Ketapang Lampung Selatan Ingin Pulang

Siasatinfo.co.id, Berita Lampung - Viral.!! Seorang pria memakai topi dengan jaket jeans warna biru yang…

2 minggu ago