Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Terkait soal dugaan kasus cabuli Isteri orang yang dilakukan oknum Dedi Dores selaku Kepala Desa Sanger Tengah, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi, saat ini Rabu (29/9/2021) pukul 16:50 WIB, ratusan warga dari kalangan Ibu, Bapak, Remaja, dan anak – anak, sesaki ruangan masjid.
Pantauan siasatinfo.co.id langsung dilokasi Desa Sanger Tengah, para warga, tua dan muda tanpa terkecuali hadir untuk meminta pertanggungjawaban atas perilaku tak senonoh seorang kepala Desa Dedi Dores terhadap isteri orang.
“Kami masyarakat desa sanger tengah meminta pertanggungjawaban kades Dedi Dores agar hadir dalam masjid ini. Jika dia tidak hadir kami akan jemput paksa kerumahnya.
“Kades sudah kami undang untuk hadir sore ini. Tapi dia malah sampai saat ini tidak hadir, padahal masyarakat berharap dia harus hadir.
“Jangan dia hanya bisa menyalakan BPD dan orang adat saja.Kalau dia tidak hadir ke masjid kita bersama-sama masyarakat akan jemput paksa kades ini,”ujar da’i masjid Surtuni sebagai pembawa acara yang disambut tepuk tangan ratusan warga.
Selain Da’i Surtuni, warga lain seperti Darmawi juga memberikan komentar keras terhadap oknum Kades. “Jika tak hadir kita jemput paksa kerumahnya. Kantor desa kita segel dan merk kita cabut,”kata Darmawi kepada siasatinfo.co.id.(ncoe/red)
Siasatinfo.co.id Berita Merangin - Bupati Merangin H. M. SYUKUR, SH, MH melakukan kunjungan mendadak ke…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kerinci berhasil melakukan maraton pengungkapan kasus tindak…
Siasatinfo.co.id Berita Merangin - Sejumlah Guru PPPK Paruh waktu menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor…
Siasatinfo.co.id, Jambi - Terlibat kasus korupsi dilingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Polda Jambi resmi menahan mantan…
Siasatinfo.co.id Berita Merangin - Komitmen Kepolisian memberantas praktik Ilegal Penambangan Emas di wilayah hukum Polda…
Siasatinfo.co.id, Jambi - Tepatnya kemarin Minggu, 3 Mei 2026 adalah merupakan peringatan "Hari Pers Sedunia"…