Uncategorized

Bimtek Siskeudes Kades Kerinci Disorot Modus Gerogoti Uang Desa Berbau Politik Pilkada, Syahril Kadis PMD Harus Diperiksa APH

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Santer pelaksanaan Bimbing Teknis (Bimtek) Sistim Keuangan Desa (Siskeudes) yang berjumlah 285 Desa Se Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, disorot hanya hamburkan uang masyarakat desa.

Selain disorot pemborosan uang desa, panitia pelaksanaan Bimtek Siskeudes beraroma politik Pilkada Kerinci 2024, karena Panitia Pelaksana dikabarkan memihak dan mengarahkan peserta Bimtek untuk mengerahkan massa hanya kedua Paslon Bupati Kerinci, HTK-Ezi Nomor urut 2 dan Darmadi-Darifus nomor 1.

Kegiatan Bimtek dilaksanakan Dinas PMD Kerinci di akhir tahun dengan momentum Pilkada 27 November 2024 ini sontak memuai buah bibir banyak pihak, karena dinilai modus menggerogoti miliaran uang desa.

Pasalnya, Bimtek ini diduga langsung di lakoni Syahril Hayadi sebagai Kadis PMD bekerjasama dengan Kem David Kabid Keuangan dan Aset, tanpa melibatkan APDESI dan lembaga resmi dari kementerian pusat.

Informasi berhasil dihimpun dari beberapa sumber di Desa oleh Siasatinfo.co.id, Senin (21/10/2024) sekitar pukul 10:30 WIB, mengungkapkan bahwa Bimtek Siskeudes berbau tak sedap karena bernuansa politik Pilkada Kerinci.

“Bimtek Siskeudes kali ini dilaksanakan langsung oleh Dinas PMD dengan mendatangkan narasumber dari BPKP dan Kejaksaan, mungkin tujuannya agar terlindung dari kebobrokan kegiatan yang tidak etis saat jelang Pilkada.

Contohnya, setiap Desa dipungut uang sekitar Rp.5,6 Juta, dengan biaya konsumsi dan penginapan hotel 2 malam saja, Kadis PMD beserta kroninya harus diperiksa aparat penegak hukum terkait acara bimtek Siskeudes ini.”

“Sebelumnya kan sering juga Bimtek Siskeudes di wilayah provinsi jambi, tapi hanya dipungut uang hanya Rp.2,5 Juta. Panitia Pelaksana dapat untung Rp.3.100.000,- tiap desa yang berangkat hanya 2 orang,”ungkap sumber.

Diharapkan pelaksanaan Bimtek Siskeudes jelang Pilkada 2024 ini harus di evaluasi Pj Bupati dan pihak berwenang dari Kementerian Desa RI, karena gelombang pertama sejumlah 63 Desa baru usai dilaksanakan.

Gelombang kedua sebanyak 60 Desa yang akan dilaksanakan pada hari Selasa besok (22/10/2024), dan ini harus di stop pelaksanaannya.

Selain hanya menggerogoti uang masyarakat, Bimtek Siskeudes jelang Pilkada dapat menimbulkan kisruh dalam pelaksanaan pesta demokrasi.(Ncoe/Mul/Red)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Hakim Tipikor Jambi Vonis Sumino Eks Kades Batang Merangin Kerinci 2,5 Tahun Penjara 

Siasatinfo.co.id, Berita Jambi - Vonis kasus korupsi Dana Desa (DD) anggaran tahun 2021 terhadap tiga…

5 menit ago

Usai Mundur Dari Jampidsus, Febrie Resmi Tersangka, Selain 74 Kg Emas, Polri Sita Rp. 476 M

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Bongkar tiga kasus korupsi yang akhirnya berujung tersangka melibatkan Jampidsus Febrie…

1 minggu ago

Mencuat lagi, Kades Sungai Rumpun Terlilit Dugaan Korupsi DD dan Penggelapan Dana Bumdes

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Tidak hanya kasus dugaan Pungli Sertifikat Tanah dan mengelola penuh tanah…

2 minggu ago

Lucu!! Proyek BWSS VI Rp 12,9 M Dikerjakan PT Ponjen Emas di Sungai Batang Merao Kerinci Cuma Tanggul Karung

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Aneh dan lucu penampakan pekerjaan konstruksi proyek pembangunan tanggul dan normalisasi untuk…

2 minggu ago

Belum Usai Pungli Sertifikat,Terungkap Tanah Kas Desa Dikuasi Kades Herman

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah terungkap dugaan Pungli Sertifikat Tanah dan pemalsuan dokumen kepemilikan hak atas…

3 minggu ago

Korupsi MBG, Kejagung Tetapkan Jenderal Bintang Satu Polisi Jadi Tersangka Ketujuh

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Lagi, Kejaksaan Agung Republik Indonesia membongkar keterlibatan pejabat teras dalam pusaran…

3 minggu ago