Categories: JakartaMerangin

Bentrok 22 Mei di Tanah Abang Jakarta, Pedagang Asal Merangin Bangko Tewas Karena Peluru

Siasatinfo.co.id, Jakarta,Korban penembakan berasal dari peluru nyasar mengakibatkan warga Merangin Bangko, Jambi, Sandro (32) tewas.

Pedagang di pasar Tanah Abang tersebut, tewas terkena peluru nyasar saat bentrok pemgunjuk rasa dengan Polisi di Tanah Abang Jakarta, Rabu 22 Mei 2019, lalu.

Informasi dari kabar duka ini, datang dari salah satu keluarga di Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Jambi. Betapa tidak salah satu anggota keluarganya tewas diduga tertembus peluru nyasar aparat saat terjadi bentrok antara pengunjuk rasa dan aparat di Tanah Abang pada 22 Mei 2019.

Informasi yang berhasil dihimpun dari pihak keluarga korban menyebutkan, saat itu korban Sandro (32), sekitar pukul 06.30 WIB, berangkat dari rumahnya di Tangerang Selatan menuju ke Tanah Abang untuk berjualan pakaian.

Sekitar pukul 09.00 WIB, korban sampai di Stasiun Tanah Abang dan menuju Pasar Tanah Abang. Tak disangka korban, saat itu dilokasi tempat ia ( Korban berdagang – Red ), sedang terjadi kerusuhan antar pengunjuk rasa dengan aparat.

Namun tiba-tiba saat korban Sandro berjalan menuju tempat kerja, korban langsung terjatuh tertembus peluru tajam tepat di bagian dada dan tembus ke paru-paru.

Seketiks, Korban langsung diselamatkan warga dan dilarikan ke Rumah Sakit Tarakan Jakarta. Usai mendapat perawatan hampir 12 jam, sekitar pukul 04.30 WIB, Kamis 23 Mei 2019, korban dinyatakan meninggal dunia.

Mendapat informasi tersebut keluarga korban langsung menjemput jasad keluarganya, dengan menggunakan Ambulans Pemprov Jambi, sekitar pukul 13.00 WIB. Dan jenazah diberangkatkan dari RS Tarakan Jakarta yang akan dimakamkan di pemakaman umum di Pamenang.

Atas kejadian ini, Doni adik kandung korban menyayangkan peristiwa yang dialami kakaknya. Doni pun, berharap ada perhatian dari pemerintah terkait kejadian ini.

“Kakak saya ini pedagang di Tanah Abang, dia menjadi korban peluru nyasar aparat dan saat ini sudah meninggal dunia, Kami minta kepada pemerintah untuk bertanggung jawab terkait kejadian ini,” Ujar Doni.

Dikatakannya, dia berharap ada penjelasan dari pemerintah terkait peluru nyasar yang menewaskan kakaknya.

“Saya minta adanya penjelasan dari pemerintah, kenapa bisa terjadi peluru nyasar terhadap tubuh kakaknya. Padahal kakak saya ini bukan peserta unjuk rasa,” Jelas Doni kepada media.

Hingga saat ini belum ada penjelasan dari Pemerintah Pusat dan Permda Merangin, terkait tentang tewasnya korban akibat dari peluru nyasar berasal dari satuan aparat mana.(Jz/Red).

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Kepsek Almiadi Bantah Ada Pungutan Uang Guru Sertifikasi di SMPN 5 Kerinci

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah santer kepermukaan tentang pungutan uang usulan bahan untuk pencairan dana…

1 minggu ago

Usai Heboh Guru Sertifikasi Dipungli Ratusan Ribu, Kepsek SMPN 5 Kerinci Bertameng Surat Pernyataan 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Usai mencuat modus pungutan liar uang pengurusan bahan sertifikasi 25 orang…

1 minggu ago

Abdul Lazik Enggan Balikin Uang Hasil Pungli Penerimaan Honorer, Uang Anak Yatim Disikat

Siasatinfo.co.id, Berita Merangin - Meski sudah ada desakan dan dugaan bukti adanya pungutan liar, Mantan…

2 minggu ago

Rapat KONI Kerinci Untuk Persiapan Kejurkab 2026 Dipimpin Langsung Ketua Nafrizal

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kerinci menggelar rapat persiapan pelaksanaan…

2 minggu ago

Bupati Merangin Didesak Beri Sanksi Kadis Sosial Ganti Rugi Korban Pungli

Siasatinfo.co.id Berita Merangin - Dugaan penyimpangan dalam jabatan eks Kepala  Dinas Pemadam Kebakaran Merangin pada…

2 minggu ago

Detik-Detik Kyai Cabul Pati Diangkut ke Penjara Nusakambangan Disorot Kilauan Kamera Pers

Siasatinfo.co.id, Berita Viral - Sesuai kata pepatah, kelakuan buruk akan dapat perlakuan buruk pula. Begitu…

2 minggu ago