Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh – Kisruh uang saksi yang belum terbayarkan bikin resah para saksi yang siang malam bertugas di setiap TPS hingga membuat para saksi tidak mau menyerahkan hasil pleno PPS sekitar 35 TPS.
Menurut informasi berhasil diperoleh Siasatinfo.co.id, Jum’at (16/2/2024) pukul 10:15 WIB mengungkapkan, bahwa ada sekitar 35 TPS belum menyerahkan hasil pleno PPS ke para Caleg maupun ke kantor DPC PDIP Kota Sungai Penuh.
“Ada salah satu DPC PDI Perjuangan kota sungai penuh jam satu malam tadi mengatakan 31 TPS di kawasan Lawang Agung, Kecamatan Pondok Tinggi belum masuk hasilnya.
“Malah hingga pagi ini, Jum’at (16/2/2024) atau sekarang sebanyak 35 TPS di Dapil 3 belum diserahkan hasil rekapitulasi pleno PPS.
“”Mereka para saksi beralasan karena belum dibayar uang saksi sampai sekarang. Wajarlah mereka kesal dan menahan hasil pleno setiap saksi,’ungkap sumber kepada Siasatinfo.co.id.
Sementara itu, menurut Eri kepada Siasatinfo.co.id, Caleg PDIP Dapil 1 (Satu) yaitu, Sandra Deloza tercatat memperoleh suara terbanyak.
“Caleg Sandra Deloza Nomor Urut 9 daerah pemilihan, Kecamatan Sungai Penuh, Sungai Bungkal dan Pondok Tinggi untuk interen Partai PDI-P beliau tertinggi perolehan suaranya.
Secara individu dari interen Caleg PDI-P di Dapil satu yang kebetulan perwakilan perempuan, uni Ad yang dipanggil saban hari ini mencapai suara terbanyak,” kata Bang Eri.(Dfi/Sef/Red)
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah santer kepermukaan tentang pungutan uang usulan bahan untuk pencairan dana…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Usai mencuat modus pungutan liar uang pengurusan bahan sertifikasi 25 orang…
Siasatinfo.co.id, Berita Merangin - Meski sudah ada desakan dan dugaan bukti adanya pungutan liar, Mantan…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kerinci menggelar rapat persiapan pelaksanaan…
Siasatinfo.co.id Berita Merangin - Dugaan penyimpangan dalam jabatan eks Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Merangin pada…
Siasatinfo.co.id, Berita Viral - Sesuai kata pepatah, kelakuan buruk akan dapat perlakuan buruk pula. Begitu…