Daerah

Bakal Ajukan Sanggah Usai Kantongi Petunjuk Bocornya OE Tender Taman Tugu 17  Rp 2,5 Milyar

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh – Usai borok tender bocor, Perusahaan peserta lelang bakal mengajukan sanggah terhadap perusahaan pemenang proyek Rp. 2,5 milyar Taman Tugu 17 Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Kota Sungai Penuh.

Ini akan dilakukan setelah perusahaan peserta lainnya mengantongi petunjuk bocornya OE sebelum tender digelar.

“Sesuai dengan prosedur yang diatur didalam dokumen dan Perpres (Peraturan Presiden) tentang pengadaan barang dan jasa. Kita akan mengajukan sanggah ke Pokja, ini setelah adanya petunjuk awal bahwa OE bocor,” ujar salah seorang peserta tender.

Dijelaskannya, waktu masa sanggah diberikan selama 5 hari. “Sekarang masih proses sanggah. Dalam sanggah itu kita masukan petunjuk awal bahwa OE itu bocor,” bebernya.

Sebelumnya dia meminta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) diminta untuk kembali meninjau dan mengevaluasi kembali penetapan pemenang tender taman tugu 17 Dinas Perumahan dan Kemungkinan Kota Sungai Penuh.

Dalam tender yang diikuti oleh 5 peserta dimenangkan oleh CV. GARUDA JAYA BERSAMA ABDUL MUIS RT 43 KELURAHAN LINGKAR SELATAN KECAMATAN JAMBI SELATAN – Jambi (Kota) – Jambi dengan harga penawaran Rp. 2,77 milyar. Empat perusahaan peserta dinyatakan tidak lolos dengan alasan kejanggalan pada akta notaris dan peralatan yang tidak lengkap.

Salah satu peserta tender mengungkapkan bahwa dalam melakukan evaluasi oleh Pokja ada 4 perusahaan tidak lolos seleksi, diantaranya adalah persoalan peralatan.

“Disini kami heran juga, peralatan jadi masalah. Semua dokumen peralatan sudah dipenuhi, namun, tidak ada dilakukan pengecekan langsung ke bersangkutan,” ujarnya.

“Kita minta pengecekan dukungan pelatan itu dilakukan langsung kelapangan,” ujarnya.

Terkait lolosnya CV Garuda Jaya Bersama sebagai pemenang, dia menaruh kecurigaan terhadap dukungan peralatan yang disampaikan, sebab, berdasarkan penelusuran dan pengalamannya, yang membuat penawaran adalah orang tertentu.

“Tempat dia membuat penawaran disini juga. Kita pernah mencoba membuat di sana, selalu kalah di daerah lain. Kalahnya masih seputar peralatan,” ujarnya.

“Karena prosesnya sudah berjalan, kita minta PPK Taman Tugu 17 untuk mencek langsung kebenaran peralatan yang disampaikan supaya tidak terjadi persoalan dikemudian hari,” bebernya.

Direktur LSM Geger Zoni Irawan mengatakan, supaya ada azas transparan dan kejujuran dalam proses tender, dia juga menghimbau kepada PPK Taman Tugu untuk mengevaluasi kembali terkait dukungan peralatan.

“Kita menyarankan sebaiknya PPK untuk turun langsung mengecek dukungan peralatan kepada yang memberi dukungan. Ini penting sekali karena amanat dari undang – undang dan peraturan president,” ujarnya.(Ddi/Dfi/Red)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Usai Mundur Dari Jampidsus, Febrie Resmi Tersangka, Selain 74 Kg Emas, Polri Sita Rp. 476 M

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Bongkar tiga kasus korupsi yang akhirnya berujung tersangka melibatkan Jampidsus Febrie…

21 menit ago

Mencuat lagi, Kades Sungai Rumpun Terlilit Dugaan Korupsi DD dan Penggelapan Dana Bumdes

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Tidak hanya kasus dugaan Pungli Sertifikat Tanah dan mengelola penuh tanah…

4 hari ago

Lucu!! Proyek BWSS VI Rp 12,9 M Dikerjakan PT Ponjen Emas di Sungai Batang Merao Kerinci Cuma Tanggul Karung

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Aneh dan lucu penampakan pekerjaan konstruksi proyek pembangunan tanggul dan normalisasi untuk…

5 hari ago

Belum Usai Pungli Sertifikat,Terungkap Tanah Kas Desa Dikuasi Kades Herman

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah terungkap dugaan Pungli Sertifikat Tanah dan pemalsuan dokumen kepemilikan hak atas…

1 minggu ago

Korupsi MBG, Kejagung Tetapkan Jenderal Bintang Satu Polisi Jadi Tersangka Ketujuh

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Lagi, Kejaksaan Agung Republik Indonesia membongkar keterlibatan pejabat teras dalam pusaran…

1 minggu ago

Kisaran Rp18 M Gaji 13 ASN Pemkot Sungai Penuh Molor, Kinerja Sekda Dipertanyakan ASN

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh -  Hingga hari ini Kamis ( Tanggal 2 Juli 2026) Ribuan…

1 minggu ago