Daerah

Aksi Demo di KPK RI Tuntut 10 Dewan Kerinci Terlibat Korupsi Proyek Pokir PJU Diperiksa

Siasatinfo.co.id, Berita Jakarta – Terkait tersangka Proyek Pokir Dewan senilai Rp.5,4 M di Dinas Perhubungan Kerinci anggaran tahun 2023, Kejaksaan Sungai Penuh sudah menetap 9 tersangka.

Janggalnya, Konsultan Pengawas belum di tersangkakan dan beberapa orang oknum DPRD Kerinci yang terlibat dugaan gratifikasi masih melenggang dari jeratan hukum tindak pidana khusus (Tipidsus).

Buntutnya, sejumlah massa menggelar aksi unjuk rasa yang digelar di halaman Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Jakarta pada Rabu, (30/07/25).

Massa minta agar kasus dugaan korupsi proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) di Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kerinci senilai Rp 5,4 milyar agar segera diusut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Massa juga membentangkan spanduk besar berisi wajah-wajah Pimpinan dan anggota DPRD Kerinci yang mereka sebut “terduga penikmat uang korupsi PJU.”

Terlihat poto wajah Irwandri (Ketua DPRD Kerinci), Boy Edwar (Wakil Ketua DPRD Kerinci) disilang dengan tinta merah menyala. Spanduk itu seolah menjadi “Poster Buron Moral” yang menantang integritas lembaga penegak hukum tertinggi di negeri ini.

Ada 4 poin tuntutan dalam aksi tersebut, diantaranya :

1. Mendesak KPK RI segera mengusut tuntas dugaan keterlibatan 10 anggota DPRD Provinsi Jambi dan DPRD Kabupaten Kerinci dalam kasus PJU yang menyeret pejabat publik.

2. Menuntut agar para dewan yang diduga terlibat dipanggil dan diperiksa tanpa tebang pilih.

3. Menolak keras segala bentuk impunitas: “Jangan biarkan pelaku korupsi berlindung di balik jubah legislatif!” seru orator dengan pengeras suara.

4. Mengultimatum: jika tuntutan tidak digubris, gelombang aksi yang lebih besar akan digelar.

Diberitakan sebelumnya, terkait kasus dugaan Korupsi proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) di Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci senilai lebih kurang Rp 5,4 milyar, pihak Kejaksaan Negeri Sungai Penuh sudah menetapkan 9 orang tersangka dan telah dilakukan Penahanan di Rutan Sungai Penuh.

Dalam kasus tersebut diduga melibatkan 3 unsur Pimpinan dan Anggota Banggar DPRD Kerinci. Namun hingga kini pihak dari DPRD tersebut belum jelas status hukumnya. Tak puas dengan hal tersebut sejumlah massa menggelar aksi unjuk rasa di KPK RI di Jakarta.(Ynr/Red)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Kepsek Almiadi Bantah Ada Pungutan Uang Guru Sertifikasi di SMPN 5 Kerinci

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah santer kepermukaan tentang pungutan uang usulan bahan untuk pencairan dana…

2 hari ago

Usai Heboh Guru Sertifikasi Dipungli Ratusan Ribu, Kepsek SMPN 5 Kerinci Bertameng Surat Pernyataan 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Usai mencuat modus pungutan liar uang pengurusan bahan sertifikasi 25 orang…

3 hari ago

Abdul Lazik Enggan Balikin Uang Hasil Pungli Penerimaan Honorer, Uang Anak Yatim Disikat

Siasatinfo.co.id, Berita Merangin - Meski sudah ada desakan dan dugaan bukti adanya pungutan liar, Mantan…

6 hari ago

Bupati Merangin Didesak Beri Sanksi Kadis Sosial Ganti Rugi Korban Pungli

Siasatinfo.co.id Berita Merangin - Dugaan penyimpangan dalam jabatan eks Kepala  Dinas Pemadam Kebakaran Merangin pada…

1 minggu ago

Detik-Detik Kyai Cabul Pati Diangkut ke Penjara Nusakambangan Disorot Kilauan Kamera Pers

Siasatinfo.co.id, Berita Viral - Sesuai kata pepatah, kelakuan buruk akan dapat perlakuan buruk pula. Begitu…

1 minggu ago

Janjikan Lolos Honor Tanpa Tes, Eks Kadis Damkar Merangin Abdul Lazik Diduga Sikat Uang Pelicin Puluhan Juta Rupiah

Siasatinfo.co.id, Berita Merangin - Skandal dugaan pungutan liar yang di lakukan oleh salah seorang oknum…

1 minggu ago