Sunat Gaji Guru PAUD, Oknum Kades Belui Tinggi Kerinci Terancam Dilaporkan

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Lagi, muncul sebuah kasus penyunatan gaji guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) selama 3 bulan per setiap orang tenaga pengajar oleh oknum Kades Jon Heri bikin resah di lingkungan warga di Desa Belui Tinggi, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci Jambi, ia pun terancam akan dilaporkan ke penegak hukum.

Bahkan lebih parah lagi, oknum Kades Jon Heri bukan saja memotong gaji para guru Paud, tetapi juga berani tidak membayarkan gaji 9 bulan pengelola Paud Aisyah dengan alasan dia belum menjabat sebagai Kepala Desa.

Informasi diperoleh Siasatinfo.co.id, Rabu (5/1/2022), menyebutkan kalau pemotongan gaji para guru Paud Aisyah oleh Kades Jon Heri sangat bikin resah dan kesal para guru.

Diketahui Guru PAUD yang gajinya dipotong oknum Kades adalah, Popita wesi, Mia darma yanti dan Enti susianti. Ditambah gaji Pengelola PAUD Aisyah, Yesi Ratna Deli malah turut dipotong dan tidak dibayarkan oknum Kades Belui Tinggi.

“Kades beraninya memotong gaji guru paud 3 bulan per orang, untuk pengelolanya tidak di kasih gaji. Yang di kasih gaji hanya gurunya saja, 3 bulan per orangnya hilang.

Sebesar Rp750 ribu untuk para guru, untuk pengelola sebesar Rp 2. 250.000,- Sementara yang belum di bayar kades total semua, 4 juta 5 ratus ribu.

“Alasan Kades yang 3 bulan itu karena dia belum menjabat. Benar yang 3 bulan itu dia belum menjabat, tapi anggaran cair yang 3 bulan itu di masa dia menjabat Kades saat ini,”kata sumber siasatinfo.co.id.

Disebutkan sumber lagi, selain gaji guru Paud, ada uang Pokja PKK yang dipotong Kades dengan alasan sudah dibayarkan kepada pengganti Pokja. Padahal pengakuan Pokja baru mereka terima gaji sesuai bulan mereka menjabat.

“Gaji Pokja PKK dipotong Kades karena Ketua Pokja banyak yang ditukar. Ketika di tanya gaji pokja, dia menjawab sudah di bayarkan ke pengganti yangg baru.

Lalu ditanyakan ke Pokja baru mereka hanya menerima sesuai dengan bulan mereka menjabat, artinya sisa gaji ketua pokja sama pengurus PKK yang lain masih di Kades,”kata Warga.

Sementara hingga berita dipublish belum dapat diperoleh keterangan dari Jon Heri selaku kades terpilih pada 9 Agustus 2021 lalu, terkait kasus dugaan penyunatan gaji guru Paud dan Pokja PKK. (Mul/Red)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Kepsek Almiadi Bantah Ada Pungutan Uang Guru Sertifikasi di SMPN 5 Kerinci

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah santer kepermukaan tentang pungutan uang usulan bahan untuk pencairan dana…

7 hari ago

Usai Heboh Guru Sertifikasi Dipungli Ratusan Ribu, Kepsek SMPN 5 Kerinci Bertameng Surat Pernyataan 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Usai mencuat modus pungutan liar uang pengurusan bahan sertifikasi 25 orang…

1 minggu ago

Abdul Lazik Enggan Balikin Uang Hasil Pungli Penerimaan Honorer, Uang Anak Yatim Disikat

Siasatinfo.co.id, Berita Merangin - Meski sudah ada desakan dan dugaan bukti adanya pungutan liar, Mantan…

2 minggu ago

Rapat KONI Kerinci Untuk Persiapan Kejurkab 2026 Dipimpin Langsung Ketua Nafrizal

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kerinci menggelar rapat persiapan pelaksanaan…

2 minggu ago

Bupati Merangin Didesak Beri Sanksi Kadis Sosial Ganti Rugi Korban Pungli

Siasatinfo.co.id Berita Merangin - Dugaan penyimpangan dalam jabatan eks Kepala  Dinas Pemadam Kebakaran Merangin pada…

2 minggu ago

Detik-Detik Kyai Cabul Pati Diangkut ke Penjara Nusakambangan Disorot Kilauan Kamera Pers

Siasatinfo.co.id, Berita Viral - Sesuai kata pepatah, kelakuan buruk akan dapat perlakuan buruk pula. Begitu…

2 minggu ago