Daerah

Selain 13 Dewan Kerinci, Konsultan dan Sekwan Pun Tuai Sorotan Kapan Ditersangkakan Kejaksaan 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Buntut kasus dugaan korupsi berjamaah Proyek Pokir DPRD terhadap Penerangan Jalan Umum (PJU) di kegiatan Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci tahun anggaran 2023 masih bergulir dan terus tuai sorotan publik.

Pasalnya, Proyek PJU bersumber dari APBD Murni sekitar Rp.3 M dan APBD-P sekitar Rp.2,4 Milyar itu menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 2,7 Miliar, diduga melibatkan 3 unsur Pimpinan DPRD dan 10 anggota DPRD Kerinci, disorot kapan ditersangkakan Kejaksaan.

Pasca penetapan 10 tersangka oleh Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, yakni 7 dari rekanan kontraktor, 1 ASN dari UKPBJ dan 2 Pejabat Dinas Perhubungan (Kadishub dan Kabid Lalin-Red).

Informasi berhasil dihimpun terhadap perkembangan para tersangka, kasus ini bakal terus meluas ke anggota 3 unsur Pimpinan dan anggota Dewan kerinci terlibat.

“Sekitar 13 orang anggota DPRD termasuk 3 unsur pimpinan harus ikut bertanggungjawab terhadap pemecahan paket Pokir menjadi 41 paket PL.

Konsultan Perencana dan konsultan Pengawas juga harus terseret menjadi tersangka. Karena pencairan dana pekerjaan 100 persen kontraktor melibatkan konsultan.”

“Kontraktor yang sudah ditetapkan tersangka pun menjadi heran kenapa Konsultan malah bebas terkena jeratan hukum,”ujar sumber.

Bahkan menurut salah satu LSM dengan lantang menyebutkan bahwa selain puluhan dewan dan Konsultan, ia minta Sekwan DPRD Kerinci turut diperiksa.

“Kini minta agar konsultan pengawas, Sekwan, dan 13 anggota DPRD Kerinci juga ikut diproses hukum, karena menurut mereka, pihak-pihak itu turut terlibat dalam kasus ini,” ungkapnya.

Alasannya, Sekwan berinisial JA ini yang bertugas mengkondisikan anggota dewan, jadi perannya sangat krusial,” tegasnya.

Namun, hingga saat ini belum nampak ada perkembangan kasus korupsi berjamaah ini secara pasti merambat ke 13 anggota DPRD Kerinci periode 2019 – 2024 dari Penyidik Kejaksaan Negeri Sungai Penuh.

“Jangankan anggota dewan yang terlibat Pokir Proyek Dishub, secara kasat mata dari Konsultan Perencanaan dan Pengawasan saja masih tak jelas statusnya.

Kita minta penyelidikan kasus ini jangan ada tebang pilih dari pihak Penyidik Kejaksaan. Buktikan ada transparansi dan integritas penegakan hukum biar publik tidak selalu bertanya-tanya,”ujar Mulyadi. (Ncoe/Sef/Red)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Lima Anak Pelaku Tawuran Diamankan Polres Kerinci,1 Korban Dirawat di RSUD MH Thalib 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Kejadian naas dialami korban hingga kepala terluka parah di lokasi Tanjung…

1 hari ago

Terbongkar, Rp 79 Juta Uang DD Dicaplok Kades Muak Kerinci Untuk Operasional Pemdes

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Kasus dugaan laporan realisasi keuangan fiktif desa  berpotensi korupsi merugikan masyarakat…

1 hari ago

Pria Asal Telanai Jambi Nekad Bunuh Diri di Dapur Rumah Warga Siulak Mukai

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Kejadian dugaan bunuh diri secara mendadak sempat gemparkan warga Siulak Mukai…

2 hari ago

Akibat Cuaca Ekstrem,Tanah di Lereng Panorama KM 13 Puncak Via Tapan Longsor 

Siasatinfo.co.id, Sungai Penuh - Akibat cuaca ekstrim sejak semalaman hujan tak henti-hentinya mengguyur Kota Sungai Penuh…

3 hari ago

Asal Dikerjakan, PPK Proyek Miliaran Pengolahan Air Bersih Dinas PUPR Kerinci Diminta Tegas

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Kerja asal-asalan pada pelaksanaan proyek kontruksi pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA), berlokasi…

4 hari ago

Gawat! Momen HUT HGN Ke 80 di SMAN 13 Kerinci Ajang Perkelahian,1 Siswa Masuk RS MH Thalib

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Parah! Insiden memalukan terjadi di SMAN 13 Kerinci, Sungai Tutung, Kecamatan Air…

4 hari ago