Daerah

Pasca Rumah 2 Tersangka Proyek PJU Dishub Kerinci Digeledah Jaksa, Status Andri Konsultan Disoal 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Panas bergulir kasus dugaan korupsi Rp.2,7 Miliar dari pagu anggaran sekitar Rp.5,4 M pada pelaksanaan proyek PJU di Dinas Perhubungan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi anggaran tahun 2023, makin disorot publik.

Pasalnya, Publik menyoroti peran dan tanggungjawab Konsultan Perencanaan dan Pengawasan Pekerjaan Proyek PJU statusnya tetap disoal semua pihak.

Sebab, yang menerima, mengesahkan, pada pencairan 100 Persen progres kerja fisik secara teknis dilapangan oleh , hingga sekarang belum mampu di tersangkakan Kejaksaan.

Pasca penggeledahan di rumah dua orang tersangka, Helpiandi dan Reki Eka Fictoni (Toni) oleh Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, kemarin Selasa (23/9/2025) sekitar pukul 10:30 WIB, sontak menuai buah bibir semua kalangan.

Penggeledahan Jaksa terhadap rumah tersangka sontak saja menimbulkan pertanyaan miring kenapa sekarang digeledah setelah terjadi penahanan. Sementara yang kasat mata Konsultan Pengawas masih melenggang.

Menurut keterangan Mulyadi aktivis senior Kerinci menyebutkan, peran penting Konsultan Perencanaan dan Pengawasan seperti sengaja dilupakan tanpa bisa tersentuh hukum.

“Peran penting konsultan pengawas sepertinya tidak menjalankan tugas secara profesional, sehingga memicu terjadinya dugaan korupsi di proyek Pokir Dewan ini.

Kita berharap agar Penyidik Kejaksaan agar tidak hanya fokus pada rekanan kontraktor, ASN sebagai Pejabat Pengguna Anggaran.”

“Harusnya Kejaksaan mampu melebar dan segera mungkin menelusuri keterlibatan konsultan Pengawas, Oknum Anggota DRPD di dalam proses pelaksanaan proyek PJU ini,”Ujarnya Mulyadi.

Diketahui sebelumnya, Kejaksaan telah menahan dan menyeret 4 nama orang ASN lingkup Pemkab Kerinci terlibat kasus korupsi di Proyek PJU Dishub Kerinci yaitu;  Kadis Dishub, Kabid Lalin Dishub, Staf UKPBJ dan Kasi Politik di Kesbangpol.

Namun janggalnya, dari 10 orang ditetapkan tersangka dan ditahan Kejari, tetapi Andri Kurniawan selaku Konsultan dengan membawa bendera perusahaan CV Syandananirwasita Indotech.

Perusahaan ini beralamat Jalan Merak XI No.01 Sido Mulyo – Pekanbaru (Kota) Riau. Sebagai pemenang tender Konsultan telah berkontrak yang dianggarkan melalui APBD senilai Rp 57.225.000.

Proyek yang seharusnya memberikan manfaat bagi masyarakat, justru menjadi ladang korupsi dengan potensi kerugian negara mencapai miliaran rupiah.

Kabar terkini Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, masih eksis menelusuri kucuran dan aliran dana serta aktor-aktor di DPRD Kerinci yang terlibat dalam kasus Proyek PJU Dishub. (Ncoe/Red)

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Ditegaskan Jaksa, Tidak Menutup Kemungkinan Peluang Tersangka Baru Korupsi PJU Dishub Kerinci 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Kasus dugaan Korupsi berjemaah proyek Pikir menyeret dereten nama sejumlah oknum…

3 jam ago

Buntut Proyek Aspal Hotmix Rusak Usai Dikerjakan CV ABK, Publik Tantang BPK RI Jambi Turun Lokasi

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Buntut setelah viral proyek aspal hotmix senilai Rp 696 Juta asal…

6 jam ago

Sarat Kecurangan, BPK Jambi Diminta Aktivis dan Warga Periksa Aspal Hotmix Mukai Tinggi

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Heboh soal pekerjaan jalan Aspal Hotmix dikerjakan CV. Abbiyu Bangun Kontruksi…

3 hari ago

Telan 696 Juta Aspal Mukai Tinggi Bakal Diusut APH, Pencurian Volume Terindikasi Korupsi

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Soroton miring dan dugaan korupsi pelaksanaan pekerjaan proyek jalan aspal hotmix…

1 minggu ago

Buntut Rp 696 Juta Proyek Aspal Tipis Dikerjakan CV ABK, Warga Minta Bongkar dan Diusut

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Aneh, pembangunan konstruksi jalan aspal jenis hotmix link Desa Mukai Tinggi…

1 minggu ago

Warga Gerah, Proyek Aspal Kampung Bupati Monadi Asal Dikerjakan, Kadis PUPR Surati Kontraktor 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Terkait parahnya kondisi pekerjaan fisik proyek Jalan Aspal Hotmix dengan habiskan…

2 minggu ago