Pasca Ditangkap KPK, Mensos Juliari Batubara Punya Harta Rp47 Miliar 

Siasatinfo.co.id, Jakarta – Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPR RI senilai Rp.17 Milyar, Menteri Sosial Juliari memiliki kekayaan Rp 47 M.

KPK resmi menetapkan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara sebagai tersangka atas dugaan korupsi dana bansos. Juliari disebut-sebut menerima uang sebesar Rp17 miliar dari pengadaan paket bansos COVID-19.

Berdasarkan pengumuman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Juliari memiliki harta kekayaan Rp47.188.658.147. Dia terakhir kali melaporkan kekayaannya pada 30 April 2020.

Dari total harta kekayaannya tersebut, Juliari memiliki kekayaan dari tanah dan bangunan senilai Rp48.118.042.150. Tanah tersebut tersebar di Jakarta Selatan, Badung, Bogor, dan Simalungun, Sumatera Utara.

Selain itu, Juliari juga memiliki alat transportasi mewah berupa satu unit mobil Land Rover Jeep senilai Rp618.750.000. Juliari juga mempunyai harta bergerak lainnya senilai Rp1.161.000.000. Kemudian, surat berharga Rp4.658.000.000 serta kas dan setara kas Rp10.217.711.716.

Juliari sendiri sebenarnya memiliki harta kekayaan sebesar Rp64.773.503.866. Namun, karena ia memiliki utang sebesar Rp17.584.845.719, maka total kekayaannya kini menjadi Rp47.188.658.147.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Menteri Sosial Juliari Batubara diduga telah menerima suap sebesar Rp17 miliar dari pengadaan bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 di lingkup Kementerian Sosial.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyebutkan bahwa suap bansos Covid-19 senilai Rp17 miliar tersebut dipakai oleh politisi PDI Perjuangan itu untuk keperluan pribadinya.

Hal tersebut berawal ketika Juliari Batubara menerima uang suap sebesar Rp8,2 miliar dari pengadaan paket bansos Covid-19 periode pertama.

Kemudian, dalam pengadaan paket bansos periode kedua pada Oktober hingga Desember 2020, Juliari Batubara tersebut pun menerima fee atau bayaran yang jumlahnya sebesar Rp8,8 miliar.

Oleh sebab itu, dalam pengadaan paket bansos bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 selama dua periode tersebut, Juliari Batubara telah menerima uang suap kurang lebih sebanyak Rp17 miliar.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Menteri Sosial Juliari Batubara diduga telah menerima suap sebesar Rp17 miliar dari pengadaan bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 di lingkup Kementerian Sosial.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyebutkan bahwa suap bansos Covid-19 senilai Rp17 miliar tersebut dipakai oleh politisi PDI Perjuangan itu untuk keperluan pribadinya.

Hal tersebut berawal ketika Juliari Batubara menerima uang suap sebesar Rp8,2 miliar dari pengadaan paket bansos Covid-19 periode pertama.

Kemudian, dalam pengadaan paket bansos periode kedua pada Oktober hingga Desember 2020, Juliari Batubara tersebut pun menerima fee atau bayaran yang jumlahnya sebesar Rp8,8 miliar.

Juliari tersandung sukses fee dalam pengadaan paket bansos bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 selama dua periode. Dan Mensos Juliari Batubara telah menerima uang suap kurang lebih sebanyak Rp17 miliar.(Ynr/Red).

 

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Makin Terkuak! Miliaran Uang Jasa Karyawan RSUD Mayjen H A Thalib Raib Seret Nama Dua Direktur

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh -Makin terkuak!! kekacauan management keuangan senilai miliaran diperuntukkan sebagai jasa pelayanan…

2 hari ago

Aneh!! Kepsek Sembunyikan Gambar Kerja, Pekerja Proyek Miliaran SMPN 25 Kerinci Linglung

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Proyek bangunan rehab gedung SMPN 25 Kerinci lokasi Desa Pelompek, Kecamatan…

3 hari ago

Miliaran Jasa Pelayanan Karyawan RSUD Mayjen H.A Thalib Sungai Penuh Ditilap, Eks Direktur Terseret

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh - Mencuat kepermukaan dugaan penyalahgunaan realisasi keuangan terkesan sengaja ditilap dan…

4 hari ago

Proyek Bantuan Kemendikdasmen Rp.1,1 M di SMPN 25 Kerinci Cacat Konstruksi, Kepsek Bungkam 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Pelaksanaan konstruksi proyek rehabilitasi untuk kegiatan pembangunan SMP Negeri 25 Kerinci…

5 hari ago

‎‎‎Miris! Pria Sumur Anyir Kota Sungai Penuh Ditemukan Tak Bernyawa Gantung Diri 

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh - Kejutkan warga karena ditemukan seorang suami masih muda sudah tak…

6 hari ago

Tim Kecolongan, Proyek TD PUPR Kerinci Dikerjakan CV Gibran Akbar Ternyata Lawan Politik

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Lagi, Tim Pemenangan untuk berjuang mati-matian guna memenangkan pasangan Monadi-Murison dua tahun…

1 minggu ago