Tanjab Timur, Siasatinfo.co.id – Jembatan adalah salah satu Akses penting bagi masyarakat yang menggunakannya, baik untuk jenis kendaraan roda dua maupun roda empat dan pejalan kaki, ataupun para petani yang akan hendak mengeluarkan hasil panen dari kebunnya.
Namun saat ini kondisinya sangat memperhatinkan dimana Jembatan tersebut sudah rusak dan tidak layak di lalui dengan kendaraan roda empat.Apalagi untuk mengeluarkan hasil panen bagi petani yang ada di Desa Trimulya tersebut harus berhati-hati untuk melintasi.
Kepala Desa Trimulya “Bambang Handayani” saat di konfirmasi Awak Media melalui Via WhatsApp, Senin (01/7/2019). Mengatakan, iya pak, betul kondisi Jembatan saat ini keadaannya sangat memperhatinkan. “Kita setiap tahunnya mengusulkan terus, bukan hanya lewat usulan di Musrembang saja, tapi juga saya dukung lewat Proposal sampai saat ini memang belum ada tindak lanjutnya”. Jelasnya Kepala Desa.
Lanjut Kepala Desa, bahkan di awal Tahun 2018 Jembatan itu sudah terputus total karena rusak dan warga kamilah antisipasi untuk bergotong royong memperbaikinya. Karena itu Akses satu-satunya Jalan dan Jembatan di Desa Trimulya untuk mengeluarkan hasil Pertanian maupun Perkebunan masyarakat termasuk warga koto kandis. Ujarnya Kepala Desa.
“Dua hari yang lalu kami juga sudah bergotong royong memperbaiki. Alhamdulillah, sekarang sudah bisa di lalui, tapi namanya juga dari Swadaya masyarakat, tentunya kwalitas ketahanannya hanya sementara”.Ujar Kades.
Kemudian lanjut Kades, “Intinya, masyarakat menginginkan Jembatan tersebut segera di perbaiki atau di bangun lebih layak kwalitasnya oleh Pemerintah terkait dikarenakan itu tanggung jawab Pemerintah Daerah, Selain itu juga, Jalan di Desa sudah kami bangun dengan menggunakan Dana Desa.” Pungkasnya
“Suroso” salah seorang warga RT. 04 Dusun 02 juga mengeluhkan dengan kondisi Jembatan tersebut, dan berharap agar Pemerintah Daerah segera memperbaiki. “Harapan kami selaku masyarakat agar Pemerintah Daerah segera memperbaiki atau di bangun Jembatan yang layak kwalitasnya, sehingga hasil Pertanian dan Perkebunan masyarakat bisa di pasarkan tanpa ada kendala”. Ungkapnya Suroso.(Faradise)
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Mulai menuai sorotan miring publik terkait pembuangan sampah di lokasi belakang…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Penyebab dan pemicu dari kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) Subsidi maupun Non…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Perjuangan gigih seorang deklarator dengan slogan sang "Pejuang Petani" dipimpin Bupati…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah santer kepermukaan tentang pungutan uang usulan bahan untuk pencairan dana…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Usai mencuat modus pungutan liar uang pengurusan bahan sertifikasi 25 orang…
Siasatinfo.co.id, Berita Merangin - Meski sudah ada desakan dan dugaan bukti adanya pungutan liar, Mantan…