Jambi, Siasatinfo.co.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) menaburkan 2.400 kilo gram (kg) Kapur Tohor di kawasan Jambi dengan menggunakan pesawat CN-295 A-2901.
Dia menegaskan saat ini pihaknya akan menaburkan sebanyak 2400 kg (2,4 ton) kapur Tohor.”Sudah ada sekitar 100 ton kita taburkan di Jambi, Riau dan Sumsel,”Ungkapnya.
Menurutnya untuk Jambi sudah di lakukan sebanyak 5 kali. 2 diterbangkan dari Riau, dan 3 dari Palembang. “Lima kali sudah kita terbangkan, dengan itu bisa meredam titik api bahkan bisa jadi nol. Titik hotspot naik turun tapi bisa ditekan sudah di bandingkan dengan sebelum nya,”tandansya
Sementara itu Kepala Divisi TMC, Marskal Pertama Basuki Rochmat menegaskan kapur tersebut ditebarkan di Jambi dan Sumsel. Hal itu dilakukan untuk menciptakan hujan buatan. “Meski hujan nya sifatnya lokal nantinya, ada yang 1 jam ada yang cuman 15 menit, yang jelas ini kita lakukan untuk menekan terjadi nya kebakaran,”tegasnya.
Disebutkan pihak telah menyebarkan di kapur Tohor tersebut di Sumatera dan Kalimantan. “Kapur itu di taburkan untuk memancing matahari menekan udara dan awan yang ada di udara,”tandasnya
Kita juga tidak hanya menyemai kapur tohor ini, akan tetapi kita harus berkoordinasi dengan BMKG untuk mengetahui kondisi awan sebelum menyemai sehingga bisa efektif dalam menyemai kapur tohor dan menjadi hujan. (Red/DzR)
(Penremgapu)
Siasatinfo.co.id Berita Merangin - Kebijakan rotasi dan mutasi kepala sekolah yang dilakukan pemerintah kabupaten Kabupaten…
Siasatinfo.co,id Berita Merangin - Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti acara pelepasan siswa-siswi kelas VI…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Mulai menuai sorotan miring publik terkait pembuangan sampah di lokasi belakang…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Penyebab dan pemicu dari kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) Subsidi maupun Non…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Perjuangan gigih seorang deklarator dengan slogan sang "Pejuang Petani" dipimpin Bupati…
Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Setelah santer kepermukaan tentang pungutan uang usulan bahan untuk pencairan dana…