Disinyalir, Danang Cs Cukong Tambang Emas Ilegal Pamenang Barat Merangin, Belum Terendus Aparat

0
Spread the love

Siasatinfo.co.id, Berita Merangin – Maraknya Tambang Emas Ilegal, di Wilayah perbatasan Desa Pulau Tujuh B4 dengan Desa Meranti B3 Kecamatan, Pamenang Barat, Kabupaten Merangin Provinsi Jambi.

Aktivitas Peti terlihat aman dan marak disinyalir dicukongi oleh Danang Cs, sehingga para pelaku penambang dari berbagai daerah yang mengeksploitasi tanpa izin pun merasa kebal hukum.

Aparat Hukum Diminta Tegas Brantas PETI di Pamenang Merangin. Harian Siasatinfo.co.id

Pantauan Siasat Info Rabu 21/4/21, tampak di sekitar lokasi melakukan aktivitas ilegal secara leluasa, tanpa ada himbauan dari petugas Polsek Pamenang, maupun Polisi BKTM yang ditempatkan di desa lokasi tambang untuk menjaga dan mengawasinya.

Tampak mereka ini pekerja bebas untuk menambang seolah ada yang bekingi.

“Hal senada juga disampaikan Asmadi Ketua Aliansi Indonesian DPC Kabupaten Merangin.
Ia juga membenarkan bahwa saat ini semakin tambah banyak jumlah penambang di lokasi penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di perbatasan B4 dan B3 Kecamatan Pamenang Barat, wilayah hukum Polsek Pamenang.

Mereka menambang tak ada takutnya
karena seolah mendapat izin dari petugas. “Kalau tidak ada sinyal mana mungkin mereka tidak berani Bekerja.

Dugaan sementara mungkin Danang B4 selaku pemodal/ penyukong Ilegal di perbatasan Pulau Tujuh dengan Meranti ini, punya kerjasama dengan petugas sekitar.

Padahal selama ini, lokasi PETI disekitar lokasi sering dilalui petugas BKTM Polsek Pamenag, tetapi buktinya penambang masih berlangsung terus,
bahkan Gunakan Excavator.

Ketika saat Tim Media ini Investigasi dan mengambil dokumentasi kelapangan, terlihat pemodal yang bernama Danang Warga Desa Pulau Tujuh B4 mengejar Media ini dengan membawa Sepotong Kayu, beserta segenap anak buah pekerja tambangnya. Seolah mau menggertak Tim Media ini.

Lebih lanjut ketika mau beranjak pulang, saat di persimpangan keluar lokasi, tim Media ini di datangi seorang Lelaki yang bernama Dadang dan Firman yang didampingi Danang selaku yang disebut-sebut Pemodal.

Ia, kata Dadang, mengakui kalau peti di Wilayah B4 itu dia yang mengkoordinir kata Dadang.

Sementara itu Kapolsek Pamenang, IPTU Paturahman sa’at dihubungi lewat pesan WhatsApp, mengatakan dirinya berterima kasih pada tim Media ini karena telah memberikan Informasi

Dia juga menambahkan kalau dirinya beserta Anggota Polsek Pamenang akan turun kelapangan untuk mengecek kebenaran yang telah diberikan oleh media ini. (Bayhakie).

Tinggalkan Balasan