Dipersoal! Pegawai Rumah Sakit Melati Dicaplok dari RSU M.H.Thalib Kerinci

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci – Hangat dibicarakan soal tenaga medis dan para medis yang dipekerjakan di Rumah Sakit Melati Sungai Penuh, diduga tanpa izin atasan maupun Direktur RSUD Mayjen H Thalib Kabupaten Kerinci.

Saat ini dipersoal, lantaran pihak Rumah Sakit Melati mencaplok pegawai RSUD MH Thalib sebagai tenaga kerja dengan leluasa melakukan tindakan operasi melahirkan para ibu hamil.

Tidak hanya izin atasan dikangkangi pihak RS Melati yang dipimpin Dokter Yandi, tapi juga terjadi penciutan drastis pasien ibu hamil yang melahirkan di RSUD MH.A.Thali, baik secara manual maupun secara tindakan operasi.

Informasi diperoleh Siasatinfo.co.id dari berbagai sumber Kamis (3/12/2020) menyebutkan bahwa pasien ibu hamil di RSUD MH Thalib, sepertinya terpaksa harus melahirkan bayinya di RS Melati dengan cara tindakan operasi Caesar serta biaya besar bikin pasien ibu hamil menjerit.

“Mereka sebagai pegawai negeri sipil (PNS) dilingkungan RSUD MH Thalib, termasuk tenaga honorer dipekerjakan di RS Melati wajib ada izin atasan.

“Jika tidak ada izin atasan langsung maupun dari Direktur H Iwan Suwindra, pekerja yang dicaplok dari RSUD MH Thalib wajib dipanggil pihak pengawas rumah sakit.

“Kapan perlu mereka yang berstatus PNS maupun tenaga perawat yang bekerja sampingan di RS Melati diberhentikan dari RSUD MH Thalib,”jelas sumber siasatinfo.co.id.

Dikatakan dari sumber lainnya, Pasien ibu hamil yang terdaftar di RS MH Thalib mesti betul – betul dilayani secara prima dan tau persis tentang kondisi pasien.

“Kita tidak ingin pasien di RSUD malah dipaksa dengan cara ditakut – takuti untuk melahir secara operasi caesar di rumah sakit melati dengan tarif harga menjerit.

“Kami minta pihak Pengawas, Direktur, dan Dinas Kesehatan Kerinci untuk segera mengambil sikap tegas terhadap dugaan pencaplokan tenaga medis dan pasien ibu hamil ke rumah sakit melati,”tandas sumber dengan nada kritis.

Izin berpraktik dokter yang PNS di RSUD MH.A Thalib di RS Melati wajib kantongi izin dari atasan, Jika tidak? Tentu praktik dokter PNS lingkungan Pemkab Kerinci dicaplok ke RS Melati dan terkesan Ilegal.

Selain itu, pihak yang bertanggung jawab soal RS Melati perlu dipertanyakan kelayakan apakah sesuai dengan acuan pada Permenkes 3 tahun 2020 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit.(Nc/Dfi).

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Makin Terkuak! Miliaran Uang Jasa Karyawan RSUD Mayjen H A Thalib Raib Seret Nama Dua Direktur

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh -Makin terkuak!! kekacauan management keuangan senilai miliaran diperuntukkan sebagai jasa pelayanan…

2 hari ago

Aneh!! Kepsek Sembunyikan Gambar Kerja, Pekerja Proyek Miliaran SMPN 25 Kerinci Linglung

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Proyek bangunan rehab gedung SMPN 25 Kerinci lokasi Desa Pelompek, Kecamatan…

3 hari ago

Miliaran Jasa Pelayanan Karyawan RSUD Mayjen H.A Thalib Sungai Penuh Ditilap, Eks Direktur Terseret

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh - Mencuat kepermukaan dugaan penyalahgunaan realisasi keuangan terkesan sengaja ditilap dan…

4 hari ago

Proyek Bantuan Kemendikdasmen Rp.1,1 M di SMPN 25 Kerinci Cacat Konstruksi, Kepsek Bungkam 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Pelaksanaan konstruksi proyek rehabilitasi untuk kegiatan pembangunan SMP Negeri 25 Kerinci…

5 hari ago

‎‎‎Miris! Pria Sumur Anyir Kota Sungai Penuh Ditemukan Tak Bernyawa Gantung Diri 

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh - Kejutkan warga karena ditemukan seorang suami masih muda sudah tak…

6 hari ago

Tim Kecolongan, Proyek TD PUPR Kerinci Dikerjakan CV Gibran Akbar Ternyata Lawan Politik

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Lagi, Tim Pemenangan untuk berjuang mati-matian guna memenangkan pasangan Monadi-Murison dua tahun…

1 minggu ago