Belum Usai Soal Serobot Bahu Jalan, Harmaini Serta Anaknya Olti Dilapor Kades Pasar Senin ke Polisi

Siasatinfo.co.id Berita Kerinci – Terancam dikurung 9 bulan penjara karena didepan umum secara terang – terangan menyerang kehormatan diri seseorang di depan umum.

Belum saja usai soal kasus dugaan penyerobotan bahu jalan milik daerah Kabupaten Kerinci, Harmaini (57) bersama anak perempuannya bernama Olti (40) Warga Desa Dusun Baru Kecamatan Siulak, resmi dilaporkan ke Polisi oleh Jennedi Nivia Kades Pasar Senin.

Video Dugaan Pencemaran dan Fitnah Kades Pasar Senin oleh Pelaku Olti (40) Warga Desa Dusun Baru Siulak Kerinci. Harian Online Siasatinfo.co.id

Harmaini dengan Olti, dilaporkan Kades Jennedi ke Polsek Gunung Kerinci, Rabu (26/8/2020) selesai sekitar pukul 13:30 WIB, terkiat soal kasus dugaan pencemaran nama baik di depan umum dengan bukti – bukti video yang beredar.

Berhasil dihimpun siasatinfo.co.id, langsung diruang pelayanan Polsek Gunung Kerinci, Kades Jennedi selaku pelapor menyebutkan, bahwa kehormatan dan nama baiknya tercemar di depan umum oleh dua beranak, Harmaini bersama Olti.

“Nama baik dan kehormatan diri saya tercemar depan umum. Mereka bilang saya minta uang Rp. 10 Juta agar mau meneken surat jual beli tanah Balai di Pasar Senin.

“omongan fitnah yang dikeluarkan dari mulut Harmaini dan Olti anaknya itu, di depan umum saat petugas Sat Pol PP berada di lokasi penyerobotan bahu jalan, Selasa (25/8/2020).

“Sebelumnya, fitnah itu keluar dari mulut Harmaini ibunya Olti. Kedua kalinya, omongan itu dengan suara keras dan lantang bilang saya mintai uang Rp 10 Juta keluar dari mulut Olti,”ungkap Kades Jennedi kesal dengan omongan fitnah yang merusak nama baiknya dan keluarga.

Dikatakan Jennedi lagi,” Saya belum pernah minta uang teken senilai Rp.10 juta untuk mengesahkan jual beli tanah dilingkungan Balai di Pasar Senin.

“mereka membeli tanah balai itu sudah bersertifikat tanah Pemkab Kerinci, dan tanah itu resmi milik daerah.

“ya, tidak mungkinlah saya mau teken karena itu milik tanah Pemda yang bersertifikat. Makanya, saya laporkan ke Polisi tentang pencemaran nama baik saya,”ungkap Jennedi Kades Pasar Senin.

Sebagai alat bukti laporan Kades Jennedi, berupa rekaman video omongan kasar dan menuduh dia minta Rp 10.juta, serta para saksi – saksi dilokasi bangunan pondasi dilokasi Desa Pasar Senin menuju Desa Koto Aro.(Ys/Df/Red).

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Usai Dana Blokir Rp 1,3 M Cair di Bank 9 Jambi, Inal Kibuli Syamsul Arifin Berdalih Kwitansi Palsu 

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh - Setelah pemblokiran dana proyek konstruksi pengadaan alat kesehatan (Alkes) dikerjakan…

2 hari ago

Jika Dana Pendidikan Rp 270 Triliun Dipakai MBG Dipisahkan Bakal Melorot Bakal Tersisa Rp 30 T

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Polemik anggaran besar untuk makan bergizi gratis (MBG) yang terserap sekitar…

5 hari ago

Bersama Teman Wanita, Bupati Pemalang Ditangkap KPK  di Hotel Kawasan Jakarta

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Parah! Bersama seorang wanita di sebuah hotel,  Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro…

5 hari ago

Warga Pasar Siulak Deras Resah, Material Basah Dump Truk Picu Kecelakaan, Dishub Harus Bertindak! 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Akibat angkutan material pasir dalam kondisi basah yang dibawa mobil Dump…

2 minggu ago

Hakim Tipikor Jambi Vonis Sumino Eks Kades Batang Merangin Kerinci 2,5 Tahun Penjara 

Siasatinfo.co.id, Berita Jambi - Vonis kasus korupsi Dana Desa (DD) anggaran tahun 2021 terhadap tiga…

2 minggu ago

Usai Mundur Dari Jampidsus, Febrie Resmi Tersangka, Selain 74 Kg Emas, Polri Sita Rp. 476 M

Siasatinfo.co.id, Berita Nasional - Bongkar tiga kasus korupsi yang akhirnya berujung tersangka melibatkan Jampidsus Febrie…

4 minggu ago