Bejad! Usai Cabuli Anak Kandung, Mantan Anggota DPRD Lima Periode Diringkus Polisi

Siasatinfo.co.id, Mataram – Bejad! Kasus pencabulan terhadap anak kandung sendiri bukan hanya dilakukan oleh orang tak punya pendidikan dan akhlak, tapi kali ini pelaku cabul malah dilakukan seorang tokoh panutan masyarakat.

Pelaku AA (65) mantan anggota DPRD NTB dibekuk polisi lantaran berbuat asusila terhadap anak kandungnya dari istri kedua.

Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa di Mataram, Rabu, mengatakan pria berusia 65 tahun yang sudah lima periode sebagai anggota legislatif ini ditangkap berdasarkan laporan korban WM (17).

Ironisnya, Pelaku berinisial AA (65) adalah mantan anggota DPRD lima periode tega mencabuli anak kandungnya dari isteri kedua yang dinikahi secara siri.

Korban WM (17) masih duduk dibangku SMA itu dicabuli sang bapak saat sang istri tengah dirawat diruang isolasi karena terpapar Covid-19.

Pelaku AA (65) mantan anggota DPRD NTB dibekuk polisi lantaran berbuat asusila terhadap anak kandungnya dari istri kedua.

Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa di Mataram, Rabu, mengatakan pria berusia 65 tahun yang sudah lima periode sebagai anggota legislatif ini ditangkap berdasarkan laporan korban WM (17).

Peristiwa memalukan berawal korban meminta uang kepada pelaku untuk biaya sekolah.

Mantan anggota DPRD NTB berinisial AA (65), diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak kandung berinisial WM (17), ketika sang anak meminta uang untuk biaya sekolah.

Dijelaskan Kasat Reskrim , AA melakukan perbuatan bejat terhadap anak kandungnya, hari Senin (18/1/2021), sekitar pukul 15.00 Wita, di rumah mereka di Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

“Saat itu kondisi rumah sedang sepi karena istrinya tengah dirawat di ruang isolasi Covid-19,” kata Kasat.

Pada saat bersamaan, sang anak menemui bapaknya untuk meminta uang les.

“Si anak ini kan butuh uang buat bayar sekolah, buat bayar les, terus ketemu di rumah. Itukan rumah sendiri dan terjadilah hal seperti itu,” katanya.

Jumlah uang yang diminta sang anak sebesar Rp 1 juta. Situasi itu justru dimanfaatkan sang bapak untuk melecehkan darah daging sendiri.

“Dia ini anak pertama dari istri kedua yang dinikahi secara siri,” ujarnya.

Memanfaatkan kelemahan sang anak, AA pun melancarkan aksi cabulnya.

Setelah mencabuli sang anak, baru AA memberikan uang yang diminta tersebut sebesar Rp 1 juta.

“Kita tidak bisa bilang itu imbalan karena dia kan ayahnya, kan dia butuh uang untuk sekolah,” jelas Kasat Reskrim Kadek Adi.

Anak tersebut kebetulan sedang menyiapkan diri untuk masuk perguruan tinggi.

Perbuatan sang ayah membuat sang anak syok dan melaporkan kejadian itu ke Polresta Mataram.

Hingga sore ini, AA masih diperiksa di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Mataram.

Barang bukti yang diamankan berupa celana dalam, daster, dan handuk yang dipakai korban.

Atas kejadian tersebut, WM (17), anak perempuan pelaku yang masih duduk di bangku SMA, melaporkan sang ayah ke Mapolresta Mataram pada Selasa (19/1/2021), pukul 12.45 Wita.

“Saat ini pihak kepolisian masih mengumpulkan alat bukti untuk menguatkan dugaan laporan perbuatan asusila tersebut,” katanya, pada wartawan, Rabu (20/1/2021).

Penanganan kasus itu berada di bawah Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Mataram.

WM melaporkan ayah kandungnya ke Mapolresta Mataram karena perbuatan tidak senonoh yang dialaminya, Senin (18/1/2021).

Keterangan korban telah dikuatkan dengan dokumen dari rumah sakit terkait visum luar di bagian kelamin korban.

“Dari cek medis, ada luka robek baru tidak beraturan pada kelamin korban,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Kasat Reskrim, “Karena korbannya ini adalah anak kandungnya sendiri, jadi yang bersangkutan kami amankan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang dapat merugikan banyak pihak,” kata Kadek Adi, Rabu (20/1).(Jfri/Red).

Sumber: Merdeka.com

Siasat Info.co.id

Recent Posts

Makin Terkuak! Miliaran Uang Jasa Karyawan RSUD Mayjen H A Thalib Raib Seret Nama Dua Direktur

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh -Makin terkuak!! kekacauan management keuangan senilai miliaran diperuntukkan sebagai jasa pelayanan…

2 hari ago

Aneh!! Kepsek Sembunyikan Gambar Kerja, Pekerja Proyek Miliaran SMPN 25 Kerinci Linglung

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Proyek bangunan rehab gedung SMPN 25 Kerinci lokasi Desa Pelompek, Kecamatan…

3 hari ago

Miliaran Jasa Pelayanan Karyawan RSUD Mayjen H.A Thalib Sungai Penuh Ditilap, Eks Direktur Terseret

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh - Mencuat kepermukaan dugaan penyalahgunaan realisasi keuangan terkesan sengaja ditilap dan…

4 hari ago

Proyek Bantuan Kemendikdasmen Rp.1,1 M di SMPN 25 Kerinci Cacat Konstruksi, Kepsek Bungkam 

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Pelaksanaan konstruksi proyek rehabilitasi untuk kegiatan pembangunan SMP Negeri 25 Kerinci…

5 hari ago

‎‎‎Miris! Pria Sumur Anyir Kota Sungai Penuh Ditemukan Tak Bernyawa Gantung Diri 

Siasatinfo.co.id, Berita Sungai Penuh - Kejutkan warga karena ditemukan seorang suami masih muda sudah tak…

6 hari ago

Tim Kecolongan, Proyek TD PUPR Kerinci Dikerjakan CV Gibran Akbar Ternyata Lawan Politik

Siasatinfo.co.id, Berita Kerinci - Lagi, Tim Pemenangan untuk berjuang mati-matian guna memenangkan pasangan Monadi-Murison dua tahun…

1 minggu ago